Selasa, 17 Sep 2019

Terima Audiensi Praeses HKBP Distrik XIV dan Rombongan

Umar Minta Masyarakat Tebingtinggi Tidak Terpancing Ceramah UAS

admin Selasa, 20 Agustus 2019 18:53 WIB
SIB/Humala Siagian
AUDIENSI : Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan foto bersama Praeses HKBP Distrik XIV Tebingtinggi-Deli Pantun Silitonga dan rombongan, Senin(19/9) usai audiensi.
Tebingtinggi (SIB) -Wali Kota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan MM meminta masyarakat Tebingtinggi tidak ikut-ikutan terpancing dan mengomentari terkait video ceramah Ustad Abdul Somad (UAS) yang menimbulkan polemik. Umar mengajak warganya mengedepankan kekondusifan dan ketertiban yang selama ini sudah terjaga dengan baik.

"Orang yang ingin memporak-porandakan keutuhan berbangsa dan bernegara kita banyak, mereka mungkin tidak ingin bangsa ini aman dan tenteram. Maka dari itu, mari kita saling menjaga dan jangan cepat terpancing," kata Umar Zunaidi, Senin (19/8), saat menerima Praeses HKBP Distrik XIV Tebingtinggi-Deli dan rombongan yang beraudiensi untuk mengundang Wali Kota pada peletakan batu pertama rumah dinas praeses yang direncanakan, Selasa (10/9), di Kampung Lalang Tebingtinggi.

Hadir dalam audiensi tersebut di antarannya, Praeses HKBP Distrik XIV Pdt Pantun Silitonga, STh MSc, anggota DPRD Tebingtinggi Ogamota Hulu, Ketua Panitia Martua Butarbutar, Sekretaris Pdt Mangasi Sianturi MTh, Bendahara Rizky Pasasibu, seksi tempat Pdt Melkior Manurung STh dan Gr Saldo Hutabarat.

"Jika tidak ada halangan yang berarti, saya akan hadir di acara itu. "Saya ini Wali Kota semua umat dan suku di Tebingtinggi dan saya selalu berusaha bersikap adil tanpa membeda-bedakannya," kata Umar.

Umar juga mengatakan hidup berbangsa dan bernegara harus rukun dan toleran, sebab semua yang hidup di dunia adalah sama - sama ciptaan Tuhan . Jika ada ucapan yang ekstrim, anggap saja karena pemahaman tentang agama yang dianutnya dangkal sehingga mengedepankan emosi.

"Terimakasih kepada pemimpin agama di Tebingtinggi, karena sudah menjaga kerukunan antar umat beragama di kota ini," kata Umar.

Sementara Pdt Pantun Silitonga mengapresiasi Wali Kota yang bersedia datang ke acara peletakan batu pertama rumah dinas dan kantor Praeses HKBP Distrik XIV. Pantun mengatakan peletakan batu pertama tersebut akan dihadiri Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing.

Ketua Panitia Martua Butarbutar menambahkan persiapan peletakan batu pertama rumah dinas praeses sudah rampung dan anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 700 juta. "Untuk membangun kita butuh dana sekitar Rp 700 juta dan sampai saat ini sudah terkumpul Rp 300 juta," ujar Martua.

Dia mengatakan, untuk memenuhi kekurangan anggaran itu akan dilakukan tortor dan lelang silua per ressort. Diharapkan partisipasi semua jemaat untuk mengikutinya. (BR3/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments