Rabu, 19 Feb 2020

Umar: Administrasi Wakaf Harus Jelas, agar Tidak Timbulkan Masalah

Pengurus BWI Tebingtinggi Dilantik
redaksisib Jumat, 17 Januari 2020 19:16 WIB
Foto: SIB/Dok
FOTO BERSAMA: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan dan Kapolres AKBP Sunadi foto bersama dengan pengurus BWI Tebingtinggi yang baru dilantik, Rabu (15/1).
Tebingtinggi (SIB)
Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM mengatakan, sekarang dan masa mendatang persoalan tanah wakaf pasti akan banyak. Hal itu disebabkan persoalan administrasi yang kurang jelas antara orang tua, kakek, nenek terdahulu sudah berbeda apalagi dengan cucu.

Hal itu disampaikan Wali Kota pada pelantikan pengurus perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Tebingtinggi, Rabu (15/1) di Mesjid Syuhada Kelurahan Lubuk Baru Kecamatan Padang Hulu.

Umar menambahkan, yang dikhawatirkan ada perkumpulan-perkumpulan yang menyatakan tanah wakaf keluarga, namun begitu harga tanahnya melambung, ahli waris menyatakan tanah tersebut bukan tanah wakaf.

"Untuk masalah ini, tentu sangat dibutuhkan administrasi penyerahan tanah itu sudah diwakafkan oleh keluarga untuk kepentingan umum," ujar Umar.

"Dan terkait persoalan demikian saya sangat mengharapkan bimbingan dan arahan dari BWI Sumut, kepada pengurus BWI Tebingtinggi, agar mampu melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya," katanya.

Sementara Ketua BWI Sumut Syariful Mahya Bandar mengatakan, BWI adalah lembaga resmi independen pemerintah, sama halnya dengan KPU dan lembaga lainnya.

"Perbedaannya pengurus BWI tidak memperoleh gaji. Ini hanya merupakan kerja pengabdian dan amal untuk kepentingan umat dan hanya berharap ridho dari Allah," ujar Syariful. (BR3/q)


T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments