Sabtu, 23 Mar 2019

Tim Sergap Mabes TNI-AD Cek Stok Gabah di Wilayah Teritorial Kodim 0209/LB

admin Kamis, 14 Maret 2019 16:33 WIB
SIB/Dok
TINJAU KILANG PADI : Tim Sergap dari Mabes TNI Angkatan Darat dipimpin Kolonel Inf Suyitno didampingi Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso meninjau kilang padi Sinar Jaya di Dusun Pertanian Desa Damuli Pekan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara, Selasa (12/3). Kunjungan ini untuk menggerakkan masyarakat dalam meningkatkan ketahanan pangan.
Rantauprapat (SIB) -Tim Serapan Gabah Petani (Sergap) dari Mabes TNI Angkatan Darat melakukan kunjungan kerja di wilayah teritorial Kodim 0209/LB, Selasa (12/3) siang, melihat ketersediaan stok gabah. Tim yang dipimpin Kolonel Inf Suyitno didampingi Dandim Letkol Inf Santoso meninjau sejumlah kilang padi di Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam pengolahan gabah menjadi beras.

Setelah mengunjungi kilang padi Sinar Jaya di Dusun Pertanian Desa Damuli Pekan Kualuh Selatan Labura, tim sergap Mabesad beserta rombongan mengadakan tatap muka dengan perwakilan kelompok-kelompok tani, pemilik kilang padi dan masyarakat petani, di Aula Dinas Pertanian Pemkab Labura.

Kolonel Inf Suyitno pada kesempatan itu mengatakan bahwa luas tanah pertanian semakin lama semakin sedikit, karena dipergunakan untuk perluasan perumahan dan infrastruktur. Sehingga terjadi impor beras.

"Semakin banyak kita impor beras, harga diri bangsa akan tergadaikan dan di sini TNI turun ke lapangan untuk membantu masyarakat dalam mempertahankan lahan pertanian," sebutnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak menjual tanah pertanian dan mengalihfungsikan lahan pertanian sawah ke tanaman lain, seperti sawit dan karet.

"Pemerintah ke depan ingin menciptakan petani modern dan akan diberi fasilitas untuk pertanian, baik perairan maupun alat untuk pertanian. Dan harapan pemerintah hasil dari kelompok tani dijual ke Bulog," ungkap Suyitno.

Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan tim Sergap Mabesad ke wilayah teritorial Kodim 0209/LB dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan.

"Ketahanan pangan merupakan salahsatu simbol kekuatan suatu negara. Karena itu, TNI dalam hal ini, perlu ikut terlibat mendukung kegiatan pertanian untuk meningkatkan ketahanan pangan," sebutnya.

Dandim menegaskan bahwa program swasembada pangan di 3 kabupaten Labuhanbatu Raya merupakan prioritas yang harus didukung Kodim 0209/LB. Seperti hal meningkatkan kemampuan Babinsa di bidang pertanian dengan mengikuti sosialisasi dan penataran, mengawal dan melakukan pendampingan terhadap kelompok tani yang tersebar di wilayah Kodim 0209/LB.

Selanjutnya, bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan hasil panen, menugaskan dan memerintahkan seluruh Babinsa yang dikoordinir langsung para Danramil.

"TNI dalam hal ini Kodim 0209/LB siap memberikan bantuan dan pendampingan kepada petani," tegasnya.

Santoso menyebut luas lahan pertanian sawah di Kabupaten Labuhanbatu sekutar 18.071 hektare, di Kabupaten Labura 22.831 hektare dan di Labusel 457,92 hektare.

Pertemuan itu dihadiri Kasdim 0209/LB Mayor Inf Ertiko Cholifa, Mayor Inf Hendra Gunawan (Pasi Wanwilsiter Korem 022/PT), para Danramil jajaran Kodim 0209/LB, para perwira staf Kodim 0209/LB, Muhammad Khoiruddin (Kakansilog Rantauprapat), para Babinsa Kodim 0209/LB di wilayah Labura dan pihak Dinas Pertanian Labura. (BR6/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments