Senin, 24 Feb 2020
Banner Menu
Detail Utama 1

Tidak Masuk Kerja, Insentif Dokter Spesialis RSUD Bakal Dipotong

Jumat, 14 Februari 2020 19:53 WIB
Foto SIB/Dapot Sirait
Keterangan:
Dr Jhon Lihar Purba MKes saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya. 
Batubara (SIB)
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batubara telah menugaskan 12 dokter spesialis kontrak berstatus ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk memberi pelayanan kepada warga yang membutuhkan jasa rumah sakit.

Keduabelas dokter spesialis tersebut di samping penghasilan sebagai ASN juga menerima jasa medis serta tunjangan insentif sebesar Rp 17 juta setiap orang setiap bulannya.

Namun disayangkan sebagian dokter spesialis tersebut jarang masuk kerja meski waktu kerja mereka hanya 3 hari dalam seminggu.
Dr Jhon Lihar Purba MKes saat ditemui SIB di ruang kerjanya, Kamis (13/2) mengatakan menyesalkan ketidakhadiran maupun disiplin tiga dokter spesialis yang ada di rumah sakit sangat jarang masuk kerja.

Ke depan dirinya berencana akan mengumpulkan kedua belas dokter spesialis dan membuat kesepakatan pendisiplinan kerja.
Dokter spesialis seharusnya datang lebih awal menunggu pasien dan bukan alasan jika tidak ada pasien, harapnya.
"Bila tak aktif kerja, uang insentifnya akan dipotong sesuai hari ketidakhadiran yang bersangkutan," tegas Dr Jhon Lihar Purba. (A12/q)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments