Kamis, 21 Nov 2019

Terkabar akan Dijual, PLTU Labuan Angin di Tapteng Hanya Ganti Pengelola

Rabu, 14 November 2018 18:40 WIB
Sibolga (SIB) -PLTU Labuan Angin di Kecamatan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah dikabarkan akan dijual. Namun oleh pihak manajemen dibantah, hanya saja pengelolanya yang selama ini ditangani sektor pembangkit PT PLN diwacanakan berganti dikelola oleh anak usaha dari PT PLN.

"Kalau dibilang dijual ya tidak, tapi memang ada wacana untuk aset manajemen kontrak yakni pengelolaannya diserahkan ke anak usaha," kata Humas PLTU Labuan Angin Kairul saat dikonfirmasi wartawan, Senin (12/11) di Sibolga.

Menurutnya, proses aset manajemen kontrak tersebut pun masih sebatas wacana di tingkat pusat sehingga pihaknya tidak bisa berkomentar banyak.

"Beberapa PLTU di lingkungan PT PLN pengelolaannya biasa diserahkan kepada anak usaha PT PLN, jadi namanya bukan dijual," katanya seraya menambahkan untuk posisi para pekerja di tingkat top manajemen dan lainnya biasa dari pegawai anak usaha tapi selebihnya hingga 50 persen tetap akan mempekerjakan pegawai PT PLN.

"Kedepannya, manajemen pengelolaannya akan kembali lagi ke sektor pembangkit PT PLN," katanya.

Menyinggung operasional mesin pembangkit di PLTU Labuan Angin saat ini, ia mengatakan unit 1 masih belum beroperasi karena masih dalam tahap pemeliharaan sedangkan unit 2 sudah dalam tahap operasional karena beberapa hari ini sempat berhenti.  

Sering jadi Sorotan
Untuk diketahui, sejak beroperasi PLTU Labuan Angin sudah sering menjadi sorotan publik dikarenakan banyak masalah mulai dari daya listrik yang dihasilkan tidak sesuai dengan kapasitas yang terpasang hingga dugaan pencemaran lingkungan.

PLTU Labuan Angin yang dibangun dengan biaya triliunan rupiah tersebut memiliki 2 turbin pembangkit yang awalnya ditargetkan menghasilkan daya listrik 2x115 MW, namun dalam operasionalnya tidak demikian. (G04/h)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments