Kamis, 22 Agu 2019

Tanah Retak dan Amblas, Warga Parlondut Resah Harapkan Perhatian Serius Pemkab Samosir

admin Selasa, 12 Februari 2019 12:45 WIB
SIB/Dok
AMBLAS: Seorang warga Desa Parlondut Kecamatan Pangururan menunjukkan tanah yang amblas di daerahnya, Senin (11/2).
Samosir (SIB) -Warga Desa Parlondut, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir merasa was-was akibat kejadian amblasnya tanah dengan lebar sekitar 5 meter sepanjang 60 meter di perkampungan itu.

"Selain itu, hampir 4 hektare areal di perkampungan ini retak retak," jelas seorang warga Patar Sitanggang di daerah itu, Senin (11/2).
Menurutnya, kejadian yang meresahkan masyarakat itu diawali dengan fenomena retaknya tanah di sekitar perkampungan dan persawahan warga.

"Kemudian pada Rabu (30/1) lalu saat hujan deras sepanjang malam, terdengar dentuman keras. Setelah itu, pada pagi harinya, Patar melihat di areal ladangnya ada tanah yang amblas selebar 4 meter sepanjang sekira 60 meter," ujarnya.

Fenomena yang terjadi ini, mengakibatkan keresahan masyarakat, bahkan ada dua keluarga telah mengungsi dari lokasi kejadian, sebut Patar.

Selanjutnya Patar menambahkan, bahwa Pemkab Samosir melalui aparatur Kecamatan telah meninjau lokasi kejadian. "Tapi kami warga di sini, perlu perhatian serius dan penanganan dari pihak berkompeten," harapnya.

Menurut Patar, ada perkampungan di lokasi kejadian yang tentunya mengharapkan perlunya jaminan keselamatan. "Kita mengharapkan pemerintah secepatnya melakukan penelitian tekhnis, penyebab kejadian ini," ungkapnya.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mahler Tamba yang dikonfirmasi, Senin (11/2) melalui telepon selulernya mengatakan sudah menerima laporan dari pemerintah Desa dan Selasa (12/2) akan ditinjau lagi lokasinya dan selanjutnya akan dilakukan penelitian apabila diperlukan. (H04/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments