Senin, 21 Okt 2019

Tabung Berisi Cairan Diduga Beracun Bocor di Pelabuhan Sibolga

* Cairannya Mengeluarkan Bau Menyengat, Polisi Seterilkan Area Dermaga
Minggu, 19 Januari 2014 14:23 WIB
SIB/marlon
Kasat Reskrim Polres Sibolga AKP Agus P saat berada di dermagapelabuhan memperhatikan lobang di dinding kapal "Caraka Jaya Niaga III " yang dialiran cairan diduga beracun di Pelabuhan Sibolga, Sabtu (18/1)
Sibolga (SIB)- Tabung berukuran besar berisi cairan kimia diduga beracun bocor saat diangkut kapal laut "Caraka Jaya Niaga III" yang sandar di Pelabuhan Jalan Horas Sibolga, Sabtu (18/1).

Cairannya mengeluarkan bau tak sedap dan menyengat merembes di lantai kapal dan tumpah ke laut melalui lubang dinding kapal. Mengetahui kejadian itu, kepolisian setempat selanjutnya mensterilkan area dermaga termasuk mengevakuasi kapal ke tengah laut bahkan seluruh pengguna jasa.

kepelabuhanan yang sedang berada di sekitar lokasi kejadian mengenakan masker berupa kain penutup hidung. "Tidak ada dilaporkan korban jiwa akibat kejadian itu, hanya saja area dermaga sempat kita sterilkan dan kapal sudah dievakuasi ke tengah laut," kata Kapolres Sibolga melalui Kasat Reskrim AKP Agus P menjawab wartawan via telepon seluler.

Pihaknya mengakui sedang melakukan penyelidikan terkait kejadian itu, sementara kebocoran tabung dimaksud masih didalami pihak kapal. Selain membawa tabung berisi bahan-bahan kimia dan diduga beracun, kapal "Caraka Jaya Niaga III" itu juga mengangkut belasan peti kemas.

"Situasinya sekarang sudah kembali normal dan aktivitas di dermaga sudah berjalan seperti biasa," katanya seraya menambahkan, posisi kapal "Caraka Jaya Niaga III" masih berada di tengah laut. Sementara itu, Ketua LSM RCW Sibolga / Tapteng Binahati Ziliwu yang kebetulan saat kejadian sedang berada di area Pelabuhan Sibolga kepada wartawan menambahkan, situasi pelabuhan sempat panik akibat kejadian itu.

"Sempat panik bang, karena bau menyengat yang keluar dari cairan kimia itu sangat terasa dan tercium di area pelabuhan ini sebelum semua kita di sini dibagi-bagi kain masker penutup hidung," katanya.

Menurutnya, kebocoran tabung merupakan kejadian yang sudah lama dikhawatirkan warga setempat sejak bahan-bahan kimia diperkirakan di area Pelabuhan sebelum dibawa pemiliknya.

"Dari dulu sudah ada penolakan terhadap lintas bahan-bahan kimia dari Sibolga dan sekarang baru kejadian tabung kimianya bocor dan kita harapkan pemiliknya bertanggung jawab dengan kejadian ini," sebut dia. (E4/x)


 
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments