Selasa, 22 Okt 2019

TMMD ke-106, Kodim 0206/Dairi Buka Jalan Desa Gundaling-Sinar Pagi

admin Sabtu, 14 September 2019 12:31 WIB
SIB/Dok
Pembukaan. Proses pengerjaan pembukaan jalan penghubung Desa Gundaling, Kecamatan Gunung Sitember menuju Desa Sinar Pagi, kecamatan Tanah Pinem, Dairi.
Sidikalang (SIB) -Melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106, Kodim 0206/Dairi membuka jalan menghubungkan Desa Gundaling Kecamatan Gunung Sitember menuju Desa Sinar Pagi Kecamatan Tanah Pinem, Dairi sepanjang 7 Km dengan lebar 8 M.

Pengerjaan tersebut dimulai sejak Rabu (11/9) dan direncanakan akan selesai selama kurun waktu 34 hari semenjak pengerjaan. Demikian disampaikan Danramil Tigalingga Kapten Inf I Tarigan kepada SIB, Jumat (13/9) di lokasi pengerjaan.

Disampaikannya, hingga saat ini pengerjaan masih 100 meter dan akan dilakukan dengan cepat sehingga masyarakat bisa menikmati jalan tersebut. Diakuinya, Satgas TMMD dikerahkan 150 orang dan dibantu dengan masyarakat setempat serta pihak PU Dairi. "Saat ini pembukaan masih 100 meter. Alat berat escavator bersama dengan TNI-masyarakat bekerja dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0206/Dairi Letkol Arh Hadi Purwanto SH menyampaikan bahwa, tujuan dilakukannya TMMD adalah untuk meningkatkan kelancaran arus lalulintas menunjang sarana transportasi di perdesaan, meningkatkan sarana-prasarana kesehatan ibadah, ketertiban dan keamanan lingkungan serta mampu merangsang masyarakat untuk membangun desanya.

"Semangat gotong-royong merupakan salah satu ciri Indonesia yang tidak dimiliki bangsa lain. Pelaksanaan TMMD ke-106 di Desa Gundaling diharapkan dapat memberi nilai tambah bagi perekonomian masyarakat dan terbangunnya kondisi sosial, wawasan kebangsaan, ketahanan masyarakat serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Selain itu, TMMD merupakan salah satu wujud operasi bhakti TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan departemen, Lembaga pemerintah non departemen dan pemerintah daerah serta komponen bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat, guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana, katanya. (K06/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments