Kamis, 06 Agu 2020

Sudah Sebulan Kacang Tanah Langka di Tebingtinggi

redaksi Selasa, 12 November 2019 17:22 WIB
solopost.com
Ilustrasi Kacang tanah
Tebingtinggi (SIB)
Sudah sebulan lebih, komoditas kacang tanah keberadaannya langka di sejumlah pasar tradisional Tebingtinggi. Dari kondisi itu, kalangan pedagang mi pecal mengeluh.

"Hampir dua bulan ini, kacang tanah sangat sulit ditemui di pasar-pasar tradisional di Tebingtinggi," keluh seorang pedagang mi pecal keliling, Abdi (48) kepada SIB, Senin (11/11), di Jalan DI Panjaitan Tebingtinggi.

Lebih lanjut Abdi mengatakan, kendati tanaman polong-polongan atau legum itu ada dijual pedagang tertentu di pasar tradisional, namun harganya mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

"Sebelum langka, harga kacang tanah ini di kisaran harga Rp 22-23 ribu/Kg. Tapi, dalam beberapa minggu ini harganya mencapai Rp 30 ribu/Kg," ucapnya.

Ditanyai penyebab kelangkaan kacang tanah tersebut, pria yang sudah 10 tahun berjualan mi pecal itu mengaku tidak tahu pasti, Ia berharap harga kacang tersebut dapat kembali normal seperti semula.

"Semoga dalam waktu dekat, harga kacang tanah ini bisa kembali normal dan juga mudah diperoleh di pasaran," harap Abdi sembari mengatakan dirinya tidak akan mengurangi porsi kacang tanah saat meracik bumbu pecalnya demi menjaga cita rasa dagangan kepada para konsumen. (T01/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments