Kamis, 17 Okt 2019

Ketum PB Iklas Rivai Nasution MM

Sudah Saatnya Pemkab Labusel Wacanakan Pembangunan Lapangan Terbang Perintis

Jumat, 17 Januari 2014 13:41 WIB
SIB/Dok
Drs Rivai Nasution MM
Medan (SIB)- Ketua Umum PB Ikatan Keluarga Labuhan Batu Selatan (Iklas) Drs Rivai Nasution MM didampingi Sekretaris Khairuzzaman Siregar  mengatakan, sudah saatnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhan Batu Selatan  (Labusel) mewacanakan pembangunan lapangan penerbangan perintis.

 “Sejak UU No 22 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Selatan di Sumut dan kini berjalan lima tahun, maka sudah wajar saatnya Pemkab Labusel memiliki wacana untuk membangun lapangan penerbangan perintis,” kata Rivai kepada SIB di Medan, Kamis (16/1).

Dia menjelaskan, program ini bisa diwacanakan Pemkab Labusel dan menjadi pilot project atau program prioritas Pemkab Labusel. Jika perlu, wacana  ini dibicarakan melalui tiga bupati yang berada di Labuhan Batu Raya yakni Labuhan Batu Induk, Utara dan Selatan dimana nantinya masing-masing Pemkab bisa mempersiapkan anggarannya, soal pembangunan nantinya bisa dibicarakan.

Rivai mengakui, ada beberapa alasan mengapa perlu dibangunnya lapangan penerbangan perintis. Pertama, mengingat jauhnya hubungan transportasi yang ditempuh melalui Labusel ataupun Kabupaten Labuhan Batu Induk atau Utara ke Medan yakni membutuhkan waktu sekitar 8 jam. “Kondisi ini sangat melelahkan dalam perjalanan,” katanya.

Kedua, merangsang para investor datang karena dengan adanya alat transportasi yang cepat maka para investor akan lebih mau datang ke sana. “Lihat saja dulu bagaimana persepsi orang terhadap Pulau Nias, tetapi setelah dibangun lapangan penerbangan dan adanya transportasi udara di sana.

Orang malah berbondong-bondong ke Nias,” ujar Rivai yang juga tokoh pemekaran Labusel dan mantan Sekretaris Panitia Pendukung Proses Percepatan Pemekaran Kabupaten Labuhan Batu (P5KLB)

Alasan lain, Pemkab Labusel, Labuhan Batu Induk, dan Labuhan Batu Utara yang lebih sering disebut dengan Labuhan Batu Raya wilayahnya cukup luas dan terkenal dengan ‘metro dollar’ sehingga peningkatan penghasilan lebih meningkat karena masuknya investor ke sana.

Wacana ini, lanjut Rivai juga pernah disampaikan tokoh masyarakat H Abdul Wahab Dalimunthe SH ketika pertemuan silaturahmi Keluarga Besar IKLAB di Medan.

“Seharusnya tiga kabupaten di Labuhan Batu bersinergi untuk mengusulkan ke pemerintah pusat. Pak Abdul Wahab akan bantu memperjuangkan di DPR RI. Kenapa peluang ini tidak dimanfaatkan,” ucapnya menirukan apa yang pernah disampaikan Abdul Wahab Dalimunthe.

Sementara Ketua PP Ikatan Pemuda Mahasiswa (IPMA) Labusel Amin Harahap SPdI MSi didampingi Sekretaris Herpin Dalimunthe  mengaku sangat mendukung wacana pembangunan penerbangan perintis di Labuhan Batu Selatan.

Menurutnya, saatnya di daerah Labuhan Batu Selatan maupun Kabupaten Labuhan Batu Utara dan Induk dibangun lapangan penerbangan perintis. Dengan adanya penerbangan ke Labuhan Batu maka masyarakat akan mudah dalam melakukan perjalanan ke luar kota baik yang ingin belajar maupun bekerja.

“Selama ini transportasi ke daerah Labuhan Batu sangat sulit menempuh perjalanan hingga 8 jam. Ini sangat tidak efisien. Kita berharap Pemkab Labusel bisa memprakarsai dan memperjuangkan ke pusat. (R4a/d)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments