Minggu, 08 Des 2019

Sinabung Status Masih Awas, Dilarang Beraktivitas di Zona Merah

* Dilarang Berwisata ke Danau Lau Kawar
Admin Kamis, 27 Desember 2018 19:06 WIB
Tanah Karo (SIB) -Aktivitas kegempaan maupun data seismik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo mulai menunjukkan penurunan, namun masih  status awas atau level  IV.

"Aktivitas Gunung Sinabung mulai menurun.  Dan hingga saat ini, Gunung Sinabung masih tetap awas atau level IV. Kami  tetap melarang warga yang mau masuk ke zona merah kawasan lingkar Gunung Sinabung,  khususnya ke Danau Lau Kawar," ucap Dansatgas Kecamatan Simpang Empat dan Naman Teran, Kapten Kav  J  Surbakti kepada wartawan, Rabu (26/12).

Terkait hal itu katanya, personil TNI, Polri bersama Camat Naman Teran Dwikora Sitepu bersama masyarakat telah memasang plang pengumuman di larang masuk ke zona merah.

"Saya beritahukan  kepada masyarakat agar jangan masuk ke zona merah, khususnya ke Danau Lau Kawar ini. Kalau ada nanti kami dapatkan lagi warga yang berkunjung atau tamu ke  Danau Lau Kawar ini akan ditindak tegas.  Jangan kami disalahkan tidak melakukan pengawasan. Daripada kami nanti terus disalahkan, lebih baik kami memberikan tindakan yang tegas kepada masyarakat yang terus membandel. Lagian ngapain liburan ke zona merah  seperti ke Danau Lau Kawar, macam tidak ada lagi tempat wisata yang lain mau dikunjungi di daerah ini," katanya.

Lebih lanjut ia mengingatkan, bagi warga seputaran zona merah  mari sama-sama kita menjaga atau melarang warga yang mau masuk ke zona merah ini. "Kalau ada  warga  yang merobekkan atau menumbangkan plang larangan ini, tolong diberitahukan kepada kami, karena plang ini sangatlah penting karena Gunung Sinabung ini masih berstatus awas," ucap Surbakti. 

Terpisah Kepala BPBD Kabupaten Karo, Martin Sitepu mengatakan kepada warga maupun para wisatawan agar jangan memasuki ke zona merah. "Seluruh masyarakat jangan memasuki zona merah, sesuai dengan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMB), Sinabung masih status awas atau level IV, berarti sesuai kajian masih berpeluang bahaya," ungkap Martin. (BR2/f)
Editor: Admin

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments