Minggu, 21 Apr 2019

Simalungun Butuh Penambahan Tower Telekomunikasi

* Jangkauan Internet Belum Dinikmati Seluruh Masyarakat Simalungun
admin Jumat, 11 Januari 2019 16:19 WIB
Simalungun (SIB) -Kondisi geografis Kabupaten Simalungun sangat strategis meliputi 32 kecamatan, 486 desa dan 37 kelurahan. Namun sayangnya masih banyak wilayah yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi.

"Kabupaten Simalungun sangat membutuhkan penambahan tower untuk menjangkau daerah-daerah yang belum menikmati jaringan internet," ujar Ketua Komisi I DPRD Simalungun Sastra Joyo Sirait di Pamatangraya, Kamis (10/1).

Menurutnya, wakil rakyat yang duduk di DPRD Simalungun sudah berulangkali menyuarakan penambahan tower telekomunikasi. Hal ini menyikapi semakin tingginya minat warga menggunakan internet.

Di era modernisasi ini katanya, kebutuhan internet sudah sangat penting. Selain sebagai penunjang pekerjaan dan pendidikan, juga menjadi sumber informasi cepat yang bisa didapat masyarakat.

"Jangkauan internet itu belum dinikmati oleh seluruh masyarakat Kabupaten Simalungun. Pihak provider sudah sepatutnya melirik pembangunan jaringan di banyak tempat," tuturnya.

Ia prihatin, cukup banyak warga yang ketinggalan mendapatkan informasi. Padahal, dunia sudah mengandalkan teknologi canggih sebagai sarana untuk mendapatkan informasi cepat lewat jaringan internet.

"Berdasarkan pantauan di lapangan, banyak sekali daerah yang cukup padat penduduknya belum tersentuh signal, terutama di dekat pegunungan. Itu patut diperhatikan," urainya.

Daerah yang belum terjangkau jaringan internet di antaranya, Hatonduhan, Desa Siringan-ringan dan Desa Bangun Sordang Kecamatan Ujung Padang, Desa Sei Torop Kecamatan Bosar Maligas, Silau Kahean, Raya Kahean dan sejumlah daerah di Simalungun bagian atas yang notabene wilayah pegunungan.

Namun ia mengakui, kondisi geografis menjadi kendala, sebagai penyebab sulitnya signal terjangkau. Apalagi, wilayah Simalungun sangat luas dan memiliki banyak pegunungan yang diduga menjadi pertimbangan bagi provider untuk memperluas jangkauan internet.

"Mungkin juga, mahalnya biaya infrastruktur dan biaya operasional yang harus dikeluarkan provider, membuat mereka enggan untuk membangun banyak infrastruktur jaringan di Simalungun," katanya.

Ia berharap, Pemkab Simalungun terus berkoordinasi dengan para provider untuk mempercepat pengembangan jaringan internet. Daerah-daerah yang belum tersentuh signal diminta didata untuk ditindaklanjuti, sehingga kelak segenap masyarakat dapat menikmati internet.

Pengadaan tower dinilai bermanfaat dalam mempermudah akses komunikasi. Jika seluruh wilayah Kabupaten Simalungun sudah mendapatkan sinyal maka akan mudah mengakses data dengan cepat. (D05/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments