Minggu, 05 Apr 2020

Seminggu Alami Gelap Gulita, Warga Lau Ipu Desa Lau Pakpak Datangi ULP PLN Sidikalang

Selasa, 18 Februari 2020 16:03 WIB
Foto/SIB Tulus Tarihoran

MENDATANGI: Warga Dusun Lau Ipu Desa Lau Pakpak Dairi, mendatangi kantor ULP PLN Sidikalang, Senin (17/2). 

Sidikalang (SIB)
Sejumlah warga Dusun Lau Ipu Desa Lau Pakpak Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, mendatangi Kantor ULP PLN Sidikalang, Senin (17/2), di Jalan Sudirman Sidikalang. Pasalnya dusun berpenduduk 60 Kepala Keluarga (KK) itu, sudah seminggu mengalami gelap gulita.

Rutmi Sihombing (55), Fransiskus Sihotang, (46), Romes Sihotang di depan kantor ULP PLN Sidikalang mengatakan, dusun itu sudah gelap gulita sekitar satu minggu. Padamnya listrik berdampak buruk bagi warga, di mana anak sekolah tidak bisa belajar pada malam hari.

"Sudah satu minggu mati total lampu di kampung kami," ucap mereka.
Anak-anak setiap malam terpaksa menumpang belajar ke Dusun Lau Rambong dan Lau Gambir berjarak sekitar 1 kilometer berjalan kaki. Selain berdampak buruk bagi anak sekolah, barang elektronik yang bisa digunakan warga seperti alat masak dan pendingin makanan (kulkas) jadi tidak berfungsi.

Keluhan pemadaman listrik sudah mereka sampaikan ke petugas PLN Tigalingga. Tetapi petugas di sana menyarankan ke kantor PLN Sidikalang.

Supervisor ULP PLN Sidikalang, David Siregar menerima perwakilan warga. Disebutkan, sudah menerima laporan dari petugas di Tigalingga. Informasi dari petugas, kabel JTR kontak di dusun tersebut.

"Sudah instruksikan melakukan perbaikan, tetapi petugas tidak sanggup karena kabel harus diganti," ucapnya.
Untuk penanganan kabel merupakan kewenangan UP 3 Bukit Barisan Berastagi. Karena panjang kabel yang harus diganti sekitar 1 kilometer. Ditanya kenapa sampai memakan waktu 1 minggu dan tunggu warga datang ke Kantor PLN baru ditanggapi, David mengatakan, PLN Sidikalang tidak bisa bertindak cepat, karena kabel yang mau diganti sangat penting dan membutuhkan kabel yang panjang.(K05/d)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments