Sabtu, 04 Apr 2020

Selat Malaka Dilanda Angin Kencang, Nelayan Tunda Melaut

Rabu, 15 Januari 2014 12:13 WIB
SIB/Usni Pili Panjaitan
Angin kencang disertai ombak besar yang melanda laut Selat Malaka menyebabkan perahu dan kapal nelayan di Tanjungbalai dan Asahan terpaksa memilih berjangkar. Tampak pada gambar sejumlah kapal nelayan berjangkar di Sungai Asahan akibat angin kencang yang
Tanjungbalai (SIB)- Angin kecang disertai ombak besar di kawasan Selat Malaka memaksa ratusan kapal nelayan yang sedang mencari ikan di tengah laut untuk menghentikan aktifitas para nelayan.

“Kami terpaksa menunda mencari ikan karena laut saat ini kurang bersahabat. Angin kencang disertai ombak besar memaksa kami mencari perlindungan. Ada yang berlindung di sekitar pulau dan ada yang memilih ke tepi pantai atau ke kuala,” kata Ucok (45) menjelaskan kepada SIB, saat ditemui Minggu (12/1) malam di Tanjungbalai.

Nakhoda kapal nelayan ini mengaku laut Selat Malaka dilanda angin kencang sejak Minggu (12/1) dinihari. “Angin kencang terjadi Minggu dinihari sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu kami sedang di tengah laut hendak melabuhkan pukat, mendadak angin berhembus kencang dan saya langsung memutar haluan kapal menuju tepi pantai,” ujar Ucok berharap angin kencang segera mereda dan para nelayan kembali beraktifitas.

Puluhan kapal nelayan hingga Minggu malam masih berjangkar di sekitar Kuala Bagan Asahan akibat angin kencang di laut Selat Malaka belum mereda. “Mudah-mudahan angin kencang cepat reda supaya kami bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” sebut Soleh ABK kapal nelayan yang selama ini mencari nafkah di laut untuk memenuhi kebutuhan hidup anak dan istrinya. (D22/h)






T#gs nelayan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments