Rabu, 20 Nov 2019

Sampuran Tarak Ni Onggang Simalungun Bagaikan Cinta Terpendam

* Butuh Pembangunan Lapak, Pemasangan Lampu dan Pengaspalan
Minggu, 09 Februari 2014 21:44 WIB
SIB/Jheslin M Girsang
Sampuran Tarak Ni Onggang masih perlu pembenahan agar menjadi objek wisata yang diminati wisatawan lokal dan mancanegara
Simalungun (SIB)
Sampuran (air terjun) Tarak Ni Onggang Dolok Manahan Desa Bongguron Kariahan Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun cukup potensial dijadikan objek wisata bertaraf internasional. Panoramanya sungguh indah namun kurang diminati masyarakat karena belum tertata.
Layak dikucurkan anggaran untuk memolesnya. Setidaknya dibutuhkan dana Rp 1 miliar untuk memoles Sampuran Tarak Ni Onggang agar menjadi objek wisata bertaraf internasional, bahkan saat ini panoramanya seperti “terpendam” sehingga kurang dikenal.
Hal itu disampaikan Pangulu (kepala desa-red) Bongguron Kariahan Hotman Purba kepada SIB, Sabtu (8/2). Ia mengakui banyak potensi alam Sampuran Tarak Ni Onggang yang perlu dikembangkan. Air terjunnya sangat indah namun tidak didukung cagar alam sekitarnya yang dinilai tidak tertata rapi. Kemudian patahan kayu-kayuan berserakan di dalam dan pinggiran sungai hingga merusak pemandangan dan terkesan jorok. 
Sarana pendukung yang paling dibutuhkan, lanjut Purba, perlu  dibangun lapak-lapak di pinggiran Sampuran Tarak Ni Onggang sebagai tempat rileks bagi pengunjung. Kemudian pemasangan lampu penerangan dan pengaspalan jalan menuju objek wisata Tarak Ni Onggang.    
Ia mengeluhkan belum adanya lokasi untuk rileks sehingga pengunjung kurang betah tinggal berlama-lama menikmati keindahan sampuran. Jika hujan turun atau panas terik matahari, pungunjungnya sulit mendapatkan lokasi teduh.
Menurut pengamatannya, belakangan ini pengunjung air terjun tersebut cukup banyak. Namun kurang berminat tinggal berlama-lama menikmati panoramanya diduga karena tidak memadainya fasilitas pendukung. Kecintaan terhadap objek wisata tersebut menjadi terpendam bahkan pengunjung belum dapat menikmati keindahan panoramanya yang masih alami.   
Meski kemampuan terbatas, warga Bongguron Kariahan sepakat terus berupaya mengembangkan objek wisata Sampuran Tarak Ni Onggang agar menjadi tempat kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara. Juga sangat diharapkan campur tangan pemerintah maupun stakeholder untuk memolesnya, dengan banyaknya kunjungan wisatawan otomatis akan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. (C6/x)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments