Minggu, 15 Sep 2019

Sampai Juli 2019, Penderita DBD di Asahan 339 Orang, 2 Meninggal

admin Kamis, 22 Agustus 2019 18:12 WIB
Ilustrasi
Kisaran (SIB) -Penyakit demam berdarah menyerang Kabupaten Asahan. Dinas kesehatan mendata, terhitung Januari hingga Juli 2019 ditemukan 339 warga terserang DBD. Dari total kasus tersebut 2 penderita meninggal dunia. Hal itu dikatakan Safrin Sanjaya Hutahaean, Kabid P2P Dinkes Asahan kepada SIB, Rabu (21/8).

Safrin Sanjaya menyebut, dari 29 Puskesmas yang ada di Asahan, jumlah penderita DBD terbanyak berada di Puskesmas Kisaran Barat 51 kasus, kemudian disusul Puskesmas Gambir Baru dan Mutiara di Kecamatan Kisaran Timur dengan 38 kasus. Lalu Puskesmas Setia Janji 35 kasus, Prapat Janji 33 kasus, Rahuning 27 kasus, Aek Songsongan 18 kasus, Aek Loba 17 kasus, Pulo Bandring 16 kasus dan seterusnya. "Untuk 2 penderita DBD yang meninggal dunia pada Januari lalu ditemukan di Puskesmas BP Mandoge dan Puskesmas Mutiara di bulan Februari silam," ucap Safrin.

Dijelaskan, biasanya nyamuk Aedes bereaksi mulai pagi hingga sore hari sekitar pukul 15.00 WIB. Di waktu tersebut banyak anak yang masih berada di luar rumah, karena itu penderita DBD kebanyakan adalah anak-anak di bawah 15 tahun. Menurut Safrin, satu nyamuk bisa menetaskan ratusan telur dan masa hidup dari nyamuk Aedes itu sendiri bisa mencapai 4 minggu. Hal ini juga yang menyebabkan banyaknya kasus DBD.

Untuk mengatasi hal tersebut, lanjut Kabid P2P, pihaknya terus melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), mensosialisasikan 3 M + 1 T, menyebarkan bubuk abate di tempat penampungan air di rumah warga maupun fogging. "Dinkes Asahan saat ini terus berkoordinasi dengan melibatkan semua komponen masyarakat untuk selalu melakukan kegiatan kebersihan lingkungan," imbaunya.

Disinggung, apa benar meninggalnya 2 penderita itu disebabkan karena DBD, Safrin spontan menjawab itu tidak benar. Mereka meninggal karena ada penyakit komplikasi lainnya," dalih Kabid P2P Dinkes Asahan. (A04/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments