Kamis, 13 Agu 2020

RDP Lintas Komisi DPRD Pematangsiantar dengan GTPP “Tertutup”

* Wakil Ketua DPRD: Menjaga Protokol Kesehatan
redaksisib Rabu, 03 Juni 2020 10:34 WIB
andrean.space

Ilustrasi

Pematangsiantar (SIB)
Rapat dengar pendapat (RDP) lintas komisi DPRD Pematangsiantar “tertutup” dengan GTPP (Gugus Tugas Percepatan Penanganan) Covid-19 Kota Pematangsiantar di ruangan Ragakom, Senin (2/6), untuk mengetahui perkembangan percepatan penanganan pasien terpapar wabah disease virus corona yang baru (Covid-19).

Di sela RDP diskors, Wakil Ketua DPRD Pematangsiantar Mangatas MT Silalahi SE saat dikonfirmasi SIB kenapa RDP diumumkan tertutup, menjelaskan karena cukup banyak peserta rapat, menjaga protokol kesehatan Covid, tak mungkinlah komunitas pers diizinkan masuk meliput,itu saja pertimbangannya,” tegasnya.

Informasi diperoleh dari Ir Daud Simanjuntak MM Sekretaris (Komisi III DPRD) mengatakan, RDP mendengar paparan perkembangan percepatan penanganan Covid-19 di Kota Pematangsiantar disampaikan Pj Sekretaris Daerah Drs Basirian Yunus Tanjung dibantu Tim GTPP setempat, fase tanya-jawab kemudian rapat diskors lewat tengah hari.

Sementara itu, di sela rapat diskors, Astronout Nainggolan anggota Komisi III DPRD Pematangsiantar mengatakan kepada SIB dirinya bingung. Fotokopi data GTPP tentang penanganan pasien terinfeksi positif Covid-19, dinilai kurang akurat.

Dalam rapat itu Astronout minta penjelasan Drs Daniel Siregar juru bicara GTPP Kota Pematangsiantar dan Kadis Kesehatan dr Ronald Saragih. Dia mengkritisi, dikemanakan 7 lagi PDP (pasien dalam pengawasan, sembari menunjuk grafik di lembaran fotokopi data penanganan pasien terinfeksi Covid-19.”Bingung kita meneliti,” tegasnya.

Secara terpisah, juru bicara GTPP Kota Pematangsiantar Daniel Siregar menjelaskan kepada SIB, PDP 9 orang, ODP 208 orang, OTG 10 orang sedang diisolasi. Pasien terinfeksi positif Covid-19 sebanyak 12 orang dirawat di 5 rumahsakit, 9 orang sembuh, 3 orang meninggal. (S02)
T#gs DPRD PematangsiantarGTPPProtokol KesehatanRDP
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments