Senin, 10 Agu 2020

Puluhan Orangtua dan Siswa Kembali Datangi Kantor DPRD Karo Protes Hasil PPDB

Selasa, 07 Juli 2020 11:54 WIB
Foto SIB/Marlinto Sihotang

Temui: Bupati Karo Terkelin Brahmana menemui siswa dan orangtua yang dinyatakan gagal di PPDB SMA Negeri Kabanjahe di Halaman Gedung DPRD Karo, Senin (6/7). 

Kabanjahe (SIB)
Puluhan orangtua bersama siswa yang gagal masuk ke Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabanjahe, untuk kesekian kalinya mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karo, Senin (6/7).

Perwakilan siswa dan orangtuanya ini untuk tetap mempertanyakan kegagalan mereka ke SMA Negeri di Kabanjahe. Katanya, jalur zonasi banyak dimanipulasi dengan surat domisili, sehingga beberapa siswa diluar zonasi yang sudah ditetapkan bisa lulus. Sementara puluhan siswa yang masuk dalam zonasi dinyatakan gagal oleh pihak sekolah.

Salah satu perwakilan orangtua siswa, RP mengatakan, mereka kembali datang ke kantor DPRD untuk meminta kejelasan dari hasil rapat sebelumnya. "Berkali-kali sudah dirapatkan tapi tidak menemukan solusi buat anak kami yang dinyatakan gagal," katanya.

Pada rapat kali ini, pihak orangtua siswa membawa tuntutan sebanyak tiga poin. Yaitu membatalkan pengumuman hasil seleksi masuk SMAN 1 dan SMAN 2 Kabanjahe dari jalur zonasi. Kedua, mereka meminta untuk mengulangi proses PPDB secara keseluruhan untuk jalur zonasi. "Ketiga, kami minta untuk dibatalkan surat domisili dalam pendaftaran jalur zonasi, yang kami inginkan hanya menggunakan kartu keluarga," ucapnya.

Bupati Karo, Terkelin Brahmana, yang hadir menemui para orangtua dan siswa mengatakan jika nantinya memang ditemukan adanya dugaan ini pihaknya akan melakukan tindakan tegas kepada yang bersangkutan. Namun begitu, dirinya mengaku pihaknya akan memeriksa terlebih dahulu karena tidak bisa langsung melakukan tuduhan sepihak. "Nanti kita tanya kepada yang bersangkutan dan akan kita uji kecurigaan yang disampaikan orangtua. Nanti akan kita perjelas, apakah tudingan itu benar atau tidak," katanya. (K02/d)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments