Jumat, 06 Des 2019

Pomparan Raja Turnip Boru-Bere Indonesia Kunjungan Sejarah ke Samosir

Kamis, 22 November 2018 18:47 WIB
SIB/Dok
KUNJUNGAN SEJARAH: Sekjen DPP Pomparan Raja Turnip Boru-Bere Indonesia (PRTBI) Dr Arjon Turnip didampingi pengurus Ir Mandalasah Turnip SE mengadakan kunjungan sejarah ke asal-muasal Turnip di Samosir. Kegiatan dilakukan sejak Sabtu - Rabu (18 - 21/11) di
Samosir (SIB)- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pomparan Raja Turnip Boru-Bere Indonesia (PRTBI) Dr Arjon Turnip didampingi pengurus Ir Mandalasah Turnip SE dan fungsionaris Provinsi Sumut, serta kabupaten/kota di Sumut, mengadakan kunjungan sejarah ke asal-muasal Turnip di Samosir. Kegiatan dilakukan sejak Sabtu - Rabu (18 - 21/11).

Kunjungan itu dalam rangkaian konsolidasi pasca terbentuknya DPP PRTBI serta kepengurusan di sejumlah provinsi di Tanah Air. "Jadi, setelah PRTBI terbentuk dengan kepengurusan lengkap di tingkat DPP maka dilakukan konsolidasi ke daerah-daerah. Targetnya, akhir Desember selesai terbentuk di seluruh Indonesia dan digelar Natal bersama menyusul Pesta Bona Taon di awal 2019," ujar Mandalasah Turnip.

Sebelumnya Arjon Turnip mengatakan, Turnip adalah satu dari ratusan marga Batak yang leluhurnya berasal dari Pulau Samosir dan marga yang tergabung dalam Pomparan ni Raja Nai Ambaton (Parna). Parna adalah marga-marga yang dipercayai sebagai keturunan dari Raja Naiambaton. "Dalam tulisan-tulisan pustaha Batak berbunyi 'Pomparan ni si Raja Naiambaton sisada anak sisada boru'," ujar peneliti senior di LIPI tersebut sambil mengatakan bahwa Raja Naiambaton merupakan keturunan keenam dari Raja Batak.

Menurutnya, kunjungan sejarah itu pun untuk maksud semakin mempererat antarleluhur. Ia bercerita secara rinci mengenai keturunan Raja Batak yang memperanakkan Guru Tateabulan, memperanakkan Raja Isumbaon, memperanakkan Tuan Sorimangaraja, memperanakkan Raja Asiasi, memperanakkan Sangkaisomalindang dan memperanakkan Raja Naiambaton. "Hingga saat ini keseluruhan jumlah marga Parna sekitar 65 marga yang di dalamnya Turnip," jelas Arjon Turnip.

Mandalasah Turnip mengatakan, sebelum ke Samosir, pihaknya mengadakan pertemuan menyeluruh dengan para tokoh dan naposo Turnip di Medan dan kabupaten kota di Sumut. Pertemaun dihadiri antara lain Kol Purn Edi Aman Saragih (Turnip) dan istri, J Turnip (Am David Turnip), Nahor Turnip (Am Berman Turnip), Ridin Turnip, AM Dewi Turnip, Am Dedy Turnip, Op Tores Turnip, Am Gress Turnip, AM Alexis Turnip, AM Silvia Turnip serta dari unsur naposo Agustina Turnip SH dan Pebrina S Turnip SE. "Kami tetap melibatkan naposo untuk memahami dan menjalankan adat-istiadat. Akan halnya yang selama ini memosisikan naposo 'di luar' adat, diubah menjadi satu-kesatuan," tutup Mandalasah Turnip. (R10/h)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments