Jumat, 13 Des 2019

Polres Tapsel Usut Ribuan Kasus Sepanjang Tahun 2018

admin Jumat, 11 Januari 2019 16:23 WIB
Tapsel (SIB) -Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) Irwa Zaini Adib, SIK, MH didampingi Waka Polres Kompol Jumanto, SH, MH membeberkan capaian program kerja Polres Tapsel selama Tahun 2018 dari seluruh Satuan dan Fungsi se jajaran Polres Tapsel di Aula Pratidina Mapolres Tapsel Jalan Sisingamangaraja Padangsidimpuan, Kamis (10/1)

Dikatakan, kasus yang ditangani Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) meliputi unit Pidana Umum (Pidum), Pidana Ekonomi, Pidana Khusus (Pidsus), Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) dan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), ada 1.202 kasus, 27 kasus di antaranya merupakan kasus menonjol berupa Pencurian Dengan Pemberatan (Curat), Pencurian Dengan Kekerasan (Curas), Korupsi, Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak yang terjadi di wilayah hukum Polres Tapsel yang meliputi Kabupaten Tapsel, Paluta dan Kabupaten Palas.

Dari 1.202 tindak pidana yang ditangani tersebut, pihaknya menetapkan 156 orang tersangka, terdiri dari 150 orang tersangka laki-laki dan 6 tersangka perempuan, serta menyelesaikan 872 kasus (72,5 %). " Bila dibanding dengan jumlah dan penyelesaian kasus tindak pidana yang terjadi pada tahun 2017 yakni 1.441 kasus , 898 kasus (62 %) terselesaikan, untuk tahun 2018 terjadi peningkatan penyelesaian kasus, termasuk dalam pengungkapan kasus-kasus yang jadi atensi dan perhatian public, " ujarnya.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan,untuk kasus tindak pidana penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan terlarang (Narkotika), yang ditangani Satuan Narkoba Polres Tapsel, ada sebanyak 117 kasus , dengan jumlah tersangka 164 orang, terdiri dari tersangka laki-laki 152 orang dan perempuan 12 orang." Dari jumlah tersebut, 144 kasus (123 %) berhasil diselesaikan termasuk kasus tunggakan tahun 2017 (27 Kasus) dan kasus penangkapan dengan barang bukti terbesar yakni kasus narkoba yang terjadi di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapsel dengan barang bukti narkoba jenis ganja seberat 20 Kg, serta kasus penangkapan narkoba yang terjadi di Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapsel dengan barang bukti yang disita 42,52 gram narkotika jenis sabu, " ujarnya.

Sedangkan untuk Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) tambah Kapolres , dari berbagai operasi yang digelar selama tahun 2018, Polres Tapsel melalui Sat Lantas menangani 9.803 kasus tilang terhadap pengendara berbagai jenis kenderaan bermotor (Ranmor) dan seluruhnya tuntas diselesaikan melalui proses persidangan. "Untuk kasus Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) yang terjadi, ada 185 kasus yang timbul, dengan korban meninggal dunia 106 orang, luka berat 52 orang, luka ringan 206 orang , dengan melibatkan 292 unit kenderaan terdiri dari 192 unit sepeda motor, 53 unit mobil penumpang, 42 unit mobil barang dan 5 unit bus."ujarnya
AKBP Irwa Zaini Adib, berharap agar kemitraan yang dibangun antara Polri khususnya jajaran Polres Tapsel dengan berbagai pihak termasuk wartawan yang bertugas di wilayah hukum Polres Tapsel terus ditingkatkan, karena menurutnya wartawan sangat dibutuhkan dalam mendukung kerja Polres Tapsel." Kami berharap dukungan agar kami dapat terus meningkatkan kinerja tahun depan, karena dengan adanya dukungan yang diberikan baik oleh Pemerintah Daerah maupun elemen masyarakat terhadap Polres Tapsel , merupakan salah satu bagian dari keberhasilan yang dicapai, " ujar AKBP Irwa.

Kapolres juga berpesan kepada seluruh jajarannya agar ke depan bekerja secara tanggap, profesional dan menerapkan peraturan sebagaimana mestinya. " Diharapkan kepada seluruh personil dalam menangani perkara harus profesional, sesuai program Kapolri yakni Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter), " ujarnya. (G07/l)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments