Sabtu, 08 Agu 2020

Terkait Ambruknya Tembok Penahan Daun Paris dan 7 Tewas

Polres Tanah Karo Terbitkan SP3

redaksisib Rabu, 15 Januari 2020 16:30 WIB
tuntasonline.com
Tanah Karo (SIB)
Polres Tanah Karo menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) atas peristiwa ambruknya tembok penahan pemandian air panas Daun Paris Desa Semangat Gunung Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo yang menewaskan tujuh orang dan 9 luka yang merupakan mahasiswa Universitas Prima Indonesia Medan pada 2 Desember 2018 lalu.

Demikian disampaikan Kapolres Tanah Karo melalui Kasat Reskrim AKP Sastrawan Tarigan didampingi Kanit Resum Ipda Togu Siahaan ketika dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Selasa (14/1).

Disinggung apa yang menjadi dasar sehingga diterbitkan SP3, Togu Siahaan menjelaskan pihaknya telah meminta berulang kali agar para korban menjalani pemeriksaan, namun tidak hadir diperiksa. Dan ternyata antara pihak keluarga korban dengan pihak pemilik pemandian air panas Daun Paris tersebut telah ada kesepakatan damai.

Ditanya lagi apakah hukum tidak keberatan dalam persoalan tersebut dan apakah tidak ada unsur kelalaian dari pihak penyedia tempat pemandian air panas tersebut yang menyebabkan hilangnya nyawa orang. Togu Siahaan enggan berkomentar. "Semuanya telah kita lakukan tahapan-tahapan dan pemeriksaan saksi ahli lainnya dari Dinas PUD Karo apakah ada akibat human eror atau alam. Dan juga telah digelar perkara tersebut di Polres Karo sehingga kesimpulan diterbitkan SP3," ungkap Togu Siahaan.

Sebagaimana disiarkan sebelumnya, dua hari pasca kejadian ambruknya tembok penahan pemandian air panas Daun Paris yang menewaskan tujuh orang dan 9 luka-luka yang merupakan mahasiswa Universitas Prima Indonesia Medan, Polres Tanah Karo menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Demikian juga Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karo Ir Mulia Barus MSi kepada wartawan mengutarakan pihaknya belum mengeluarkan rekomendasi terkait perizinan objek wisata pemandian alam Daun Paris. "Sampai 4 Desember 2018 Kantor Perijinan satu atap Kabupaten Karo belum meminta rekomendasi kami. Biasanya hasil rekomendasi baru terbit izin. Jadi saya pastikan objek wisata itu belum memiliki izin," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya 7 mahasiswa yang sedang berkemah tewas serta belasan lainnya mengalami luka-luka ditimpa tembok penahan tanah yang longsor di lokasi Pemandian Daun Paris Raja Berneh Desa Semangat Gunung Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Minggu 2 Desember 2018 pagi hari sekira pukul 6:00 WIB. (BR2/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments