Selasa, 21 Mei 2019

Pintu Klep Bocor, Air Laut Masuk ke Lahan Persawahan di Desa Pulau Kampai Langkat

admin Kamis, 14 Maret 2019 14:27 WIB
SIB/Dok
RUSAK : Pintu klep lahan pertanian sawah tadah hujan yang rusak di Desa Pulau Kampai Langkat, kini butuh segera perbaikan untuk mengantisipasi masuknya air asin.
Pangkalansusu (SIB) -Pintu air lahan pertanian sawah tadah hujan yang kini dalam kondisi rusak di kawasan pesisir pantai Desa Pulau Kampai Kecamatan Pangkalansusu Kabupaten Langkat, kini butuh segera perbaikan.

Setiap pasang besar, air laut akan masuk ke lahan pertanian sehingga berpotensi merusak tanaman padi, ujar Kepala Desa Pulau Kampai Amir Husin saat ditemui SIB di kantornya baru baru ini.

"Kalau air pasang sudah masuk, maka lahan pertanian akan terendam air asin yang bisa menyebabkan menurunnya hasil panen padi, bahkan terancam gagal panen," ucapnya.

Karena kondisi pintu klep kurang baik, maka hasil produksi gabah pada Maret tahun 2019 ini juga menurun. Secara umum para petani hanya mendapatkan hasil panen 5 - 6 ton saja per hektare.

Tapi jika pintu air dan tanggul penahan air asin dalam kondisi baik, lanjutnya, maka hasil produksi gabah diharapkan akan meningkat mencapai 7,5 ton per hektare. Lahan sawah tadah hujan di Desa Pulau Kampai mencapai seluas 800 hektare.

Meski pihaknya sudah melakukan gotong royong bersama petani dengan menimbun pintu klep secara manual guna antisipasi agar air laut tidak masuk ke lahan pertanian, namun upaya tersebut tidak mampu menahan derasnya tekanan air ketika pasang surut berlangsung.

Untuk perbaikan pintu klep yang rusak, para petani di desa ini sangat berharap kepada Pemkab Langkat maupun Pemvropsu, agar segera melakukan perbaikan, bahkan jika memungkinkan membangun pintu air yang baru, kata Kades. (A28/l)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments