Rabu, 12 Agu 2020

Petani Kubis di Simalungun Mengeluh

Selasa, 10 Juni 2014 11:14 WIB
SIB/Mey Hendrika Girsang
KUBIS : Kubis hasil petani di Simalungun harganya terus menurun.
Simalungun (SIB)- Harga kubis di  Kecamatan Silimakuta  Purba, Dolok Silau dan Pematang Silimahuta Simalungun mengalami penurunan drastis. Kalau sebelumnya mencapai Rp1.200 per kilogram kini hanya Rp300-Rp400 per kilogram. Kondisi ini membuat petani mengeluh karena  harga jual tak sebanding dengan biaya produksi.

“Biaya produksi Rp300-Rp500 per batang, belum termasuk upah kerja Rp50.000-Rp60.000 per hari. Sementara, harga per kilogram cuma Rp300-Rp400. Jelas rugi,” keluh petani Inang br Purba, Jason Saragih, Pa Rudi Girsang dan Edwin Saragih, Senin (9/6) di tempat terpisah.

Terjadinya penurunan harga tersebut membuat petani enggan meningkatkan produksi. Selain mengalami kerugian di panen awal, juga karena tidak ada jaminan harga.

Melihat keadaan tersebut, petani berharap ada upaya pemerintah untuk menstabilkan harga khususnya di tingkat petani. (C8/c)
 
Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
T#gs petani
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments