Minggu, 27 Sep 2020
  • Home
  • Marsipature Hutanabe
  • Pertanyakan Kutipan Rp 5000 Kepada Setiap Truk yang Melintas di Jalan Jend Abdul Haris Nasution Padangsidimpuan

Massa Gabungan LSM Unjuk Rasa

Pertanyakan Kutipan Rp 5000 Kepada Setiap Truk yang Melintas di Jalan Jend Abdul Haris Nasution Padangsidimpuan

Jumat, 02 Mei 2014 17:23 WIB
SIB/Sarliman Manurung,SH
Para pengunjukrasa diabadikan SIB saat berorasi di depan pintu gerbang utama Kantor Walikota Padangsidimpuan karena , karena di blokade Personil Sat Pol PP wanita di pintu gerbang utama kantor walikota P.Sidimpuan, Rabu (30/4).
Padangsidimpuan (SIB)- Puluhan  pengunjukrasa  terpaksa menghentikan langkahnya   di pintu gerbang utama kantor wali kota P Sidempuan , karena pengunjukrasa pimpinan Sulaiman Nasution (Koordinator Aksi/Lapangan)) Amir Hamzah Harahap (Ketua LSM PIN) dan Masaruddin Panggabean (Ketua LSM Soc Pade) P.Sidimpuan diblokade personil Sat Pol PP wanita dan  barisan Polres  Padangsidimpuan  yang berada di belakang barisan Sat Pol PP Rabu (30/4).

Pengunjukrasa terpaksa hanya berorasi di pintu gerbang utama kantor walikota sambil membacakan tuntutan  di antaranya meminta wali kota supaya mengevaluasi jabatan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika (Dishub Kominfo) karena dinilai gagal menjalankan tugasnya ,  meminta wali kota agar lebih serius menyikapi persoalan yang ada di Dishub Kominfo.

Pengunjuk rasa   juga mempertanyakan kutipan setiap truk yang melintasi  Jalan Jenderal Abdul Haris Nasution (By Pass)  Rp 5.000,  yang tidak jelas peruntukan uangnya. Tak hanya itu pengunjukrasa menyesalkan kutipan dimaksud karena tidak ada wewenang Dishub Kominfo mengutip retribusi di jalan provinsi, Apabila pengutipan berdalih retribusi ke kas daerah tersebut tidak segera dihentikan Dishub Kominfo, pengunjukrasa mengancam akan datang dengan jumlah lebih banyak seraya membawa sopir truk yang dikenai kutipan dimaksud.

Setelah berorasi, pengujukrasa melempari plang merek kantor wali kota dengan buah tomat dari luar pagar sebagai bentuk kekecewaan  atas tidak diperbolehkannya memasuki halaman kantor wali kota serta kecewa tidak bisa bertemu dengan wali kota atau pejabat yang mewakili wali kota. Pengunjukrasa akhirnya  membubarkan diri. (E-8/w)

T#gs Pertanyakan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments