Kamis, 17 Okt 2019

Persatuan Merga Silima Batam Bantu Pengungsi Sinabung

Jumat, 17 Januari 2014 14:36 WIB
SIB/Alexander Hr Ginting
SERAHKAN. Kombes Pol Drs Ricky F Wakanno Ginting didampingi Ketum Daut Sembiring dan Sekum Petra Tarigan serta rombongan lainnya ketika menyerahkan bantuan diterima Pastor Paroki Jalan Irian Kabanjahe dan panitia posko Roni Barus.
Kabanjahe (SIB)- Persatuan Mergasilima Kota Batam bergabung dengan tim solidaritas pengungsi Sinabung yang melibatkan pimpinan GBKP dan lembaga Mesjid (Muhammadyah) kembali mewujudkan kepeduliannya terhadap para pengungsi Sinabung.

Penyampaian bantuan yang bernilai sekitar Rp350 juta ini didampingi Kombes Pol Drs Ricky F Wakanno Ginting mewakili Baharkam Mabes Polri diserahkan langsung kepada panitia beberapa posko tersebar di Kabanjahe.

Diantaranya posko utama BPBD Kabanjahe, GBKP Kota, posko Katolik Jalan Irian Kabanjahe, Mesjid Raya Kabanjahe, Uka Kabanjahe, posko gedung buah Desa Surbakti. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini mengikutsertakan para pendeta, ustad dan tokoh pemuda dan tokoh masyarakat kota Batam berakhir, Selasa (14/1).

Demikian dikatakan Kombes Ricky F Wakanno mewakili Baharkam Polri, Komjen Pol Badrodin Haiti didampingi Ketua Umum Daud Sembiring dan Sekum Ir Petra Tarigan, MBA kepada SIB, Selasa (14/1) di Berastagi.

Menurut Daut, kehadiran Ricky F Wakanno tidak saja selaku penasehat persatuan Merga Silima Batam, tapi juga sebagai utusan secara resmi Komjen Pol Badrodin Haiti selaku Baharkam Polri sesuai surat Persatuan Merga Silima kota Batam tanggal 7 Januari 2014 dengan Nomor. Pan_Sinabung/L/29/I/2014.

Selain langsung memberikan bantuan berupa sembako kepada pengungsi, tim juga meninjau beberapa desa terkena hujan lumpur erupsi Sinabung.

Baik jalan propinsi jurusan Kabanjahe-Kutarayat dan jalan tembus Karo-Langkat serta kerusakan rumah penduduk, lost desa, mesjid dan gereja di desa Kutagugung, Kutarayat, Sigarang-garang, Sukanalu dan Namanteran Kecamatan Namanteran.

Wilayah ini merupakan desa terdekat setelah Desa Mardinding, Sukameriah, Bakerah dan Simacem yang berada pas di kaki gunung.

Kondisi kehidupan masyarakat dan harta benda warga pengungsi diperkirakan rusak total, termasuk areal pertanian berisi jeruk, kentang, kopi dan tomat, ujar Ricky yang juga mantan Kapolres Karo ini menambahkan. (BR2)
 




T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments