Selasa, 17 Sep 2019

Penyerahan Rincian Utang Rp86 Miliar Terkesan Diulur, Pemkab Nisut Dituding "Bohongi" Rakyat

* Sekda Arahkan Wawancarai DPRD, Ketua: Anggota Jangan Menuduh Saya
admin Rabu, 06 Maret 2019 11:35 WIB
SIB/ Fabooni Zaita
DITUTUP: Sejumlah wartawan dan LSM yang hendak mengikuti RDP yang digelar DPRD dan Pemkab Nisut terkait utang daerah Rp 86 miliar tanpa rincian, menunggu diluar, sebab pimpinan rapat Hisikia Harefa mengatakan tertutup, Senin (4/3).
Nias Utara (SIB) -Terkait rincian utang daerah Rp 86 miliar TA 2018 tak kunjung dijabarkan sesuai permintaan kalangan DPRD Nias Utara (Nisut) berulang-ulang, Pemkab dituding membohongi rakyat.

Seperti diungkapkan anggota DPRD Nisut Foanoita Zai pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pemerintah daerah, Senin (4/3), jika Bupati tidak menyembunyikan hal-hal lain dalam utang, seharusnya bersikap transparan, bukan justeru terus menutupi.
"Jika utang itu muncul karena kegiatan fisik, kenapa tidak diuraikan, dimana dan berapa jumlah paketnya. Ini kan menyangkut uang rakyat. Kalau hanya mengumbar janji tanpa kepastian sementara permasalahan kian besar, apa bedanya melakukan penipuan dan pembohongan kepada rakyat," tuding Foanoita.

Desakan lain juga disampaikan oleh sejumlah dewan. Mereka meminta agar permasalahan utang tidak dianggap sepele. "Rinciannya segera diserahkan, juga tunggakan kepada rekanan, SPPD pegawai termasuk gaji DPRD yang sudah tiga bulan belum dibayarkan," desak anggota DPRD Nisut Sodiriang Ziliwu, Sonahia Gea, Bedali Lase dan Noferman Zega.

Sekda Yafeti Nazara yang hadir mewakili Bupati Ingati Nazara saat diminta tanggapannya terkait desakan sejumlah dewan usai RDP, tidak merespon. "Saya lagi buru-buru ada rapat, nanti saja," katanya.

SIB menanyakan kapan rincian utang tersebut diserahkan juga tidak dijawab. "Tanya saja kepada Ketua DPRD Hisikia Harefa," kata Yafeti sembari berlalu.

Sementara Ketua DPRD Nisut Hisikia Harefa menerangkan rincian utang sudah diminta dan akan diserahkan minggu depan. "Demikian beberapa tunggakan segera dibereskan. Jika ada perubahan akan dikoordinasikan ulang melakukan desakan," katanya.
Disinggung soal tudingan sejumlah dewan bahwa rincian utang tersebut tidak terpublikasi karena turut melibatkan Hisikia langsung dibantahnya. "Siapa anggota DPRD itu, beritahu namanya biar kita tegur. Tidak ada itu, anggota DPRD tidak pernah memberi saran mendesak Pemkab soal rincian utang," katanya.

Pantauan SIB, RDP di DPRD yang digelar tertutup terlihat kaku, diduga karena menyangkut pembahasan utang yang besar. Pimpinan rapat mengatakan tertutup sehingga kalangan wartawan dan LSM meninggalkan ruangan. (Dik-FZ/d)
T#gs Pemkab NisutPenyerahan Rincian Utang Rp86 Miliar
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments