Minggu, 05 Apr 2020

    Pemkab Agara Bangun Rumah Warga Kurang Mampu

    Redaksisib Senin, 27 Januari 2020 16:26 WIB
    SIB/Armentoni Munthe

    Tampak Bupati Aceh Tenggara Drs H Raidin Pinim MAP sedang menyerahkan kunci rumah kepada Ramlan Warga Batu Mbulan I Kecamatan Babussalam, karena pembangunan rumahnya dari bantuan Baitul Mal sudah siap untuk ditempati. 

    Kutacane (SIB)
    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara (Agara) membangun 40 rumah warga kurang mampu yang anggarannya berasal dari dana Bantuan Baitul Mal 2019.

    Untuk memastikan program Pemkab tersebut tepat sasaran, Bupati Aceh Tenggara Drs H Raidin Pinim MAP terjun langsung menemui warga yang kurang mampu tersebut.

    Seperti kunjungan Bupati Kamis (23/1) ke Desa Lawe Sumur, Kecamatan Babul Rahmah,menjumpai empat warga yang kurang mampu dan anaknya penyandang disabilitas. Rumah warga yang dikunjungi rata rata tak layak huni karena berlantaikan tanah dan berdinding papan serta beratapkan rumbia yang nyaris roboh.

    Keempat warga desa yang dikunjungi tersebut adalah Darwis, Wahyudi, Yuma Ambita dan Yakup Sihombing. Kepada warga kurang mampu yang memiliki rumah tak layak huni tersebut,seusai memberikan bantuan uang dan beras serta telor, bupati berjanji akan membangun rumah baru kepada mereka.

    “Saya pastikan Ibu akan mendapat rumah bantuan pada bulan Mei 2020 mendatang,karena sudah saya lihat dan saya data langsung bersama staf saya. Bantuan ini gratis dan tidak ada dikutip biaya sepeserpun. Jangan berikan satu rupiahpun walau ada nanti yang mengatasnamakan bupati untuk program rumah bantuan ini,” tegas bupati.

    Kepada SIB Kamis(23/1) yang ikut dalam kunjungan tersebut, bupati mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menjalin silaturrahmi dan memastikan program yang digulirkan Pemkab Aceh Tenggara tepat sasaran dan berhasil guna. “Saya percaya kepada kepala desa maupun pihak lainnya yang melakukan pendataan rumah bantuan, namun saya ingin memastikan apakah warga saya yang layak dan berhak menerima bantuan rumah layak huni tidak tercecer karena tidak memiliki relasi dan uang.Oleh karena itu saya terjun langsung dan bersilaturrahmi dengan warga tersebut”, jelasnya.

    Terkait rumor ada sebagian warga yang harus membayar uang pelican Rp.15 jt-25 juta untuk mendapatkan rumah bantuan, bupati membenarkan pernah mendengar rumor tersebut.Namun bupati memastikan, jika praktek kotor yang dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab tersebut tidak pernah terjadi pada program bantuan rumah layak huni yang digelontorkan dari dana bantuan Baitul Mal Aceh Tenggara, tandasnya.

    Sementara itu, kunjungan bupati ke lima rumah warga kurang mampu,pada Jumat(24/1) ke Kecamatan Semadam, Lawe Sumur dan Babussalam, juga dalam rangka memastikan data warga yang berhak mendapat bantuan sekaligus serah terima kunci rumah yang sudah selesai dibangun dan siap ditempati oleh penerima bantuan rumah layak huni, yang digulirkan dari dana bantuan Baitul Mal Aceh Tenggara.

    Kepala Baitul Mal Aceh Tenggara Tgk Hamdani di sela- sela kunjungan bupati tersebut kepada SIB menuturkan, Pemkab Aceh Tenggara memprogramkan akan membangun rumah bantuan kepada warga sebanyak 40 unit, tipe 36, pembangunannya sudah dimulai sejak awal Januari 2020, hingga saat ini sudah lima unit rumah, sudah serah terima kunci sementara sisanya insya Allah paling lambat 2 minggu kedepan sudah selesai serah terima dengan warga penerima bantuan. Sudah banyak yang siap namun menunggu jadwal Bupati untuk melakukan acara serahterimanya, pungkas tgk Hamdani. (K10/c)
    T#gs
    Berita Terkait
    Komentar
    Komentar
    Silakan Login untuk memberikan komentar.
    FB Comments