Minggu, 20 Okt 2019

Pelihara Jenggot Hingga Senpi Karatan, Anggota Polsek Torgamba Kena Sanksi Provos

admin Selasa, 08 Oktober 2019 20:06 WIB
SIB/Dok
GAKTIBLIN: Kanit Provos Polsek Torgamba Ipda IM Oka Nurcahyo memeriksa disiplin personil menindaklanjuti Surat Perintah Kapolres Labuhanbatu Nomor: Sprin/2.337/X/HUK.6.6/2019, tanggal 1 Oktober 2019, tentang Pelaksanaan Gaktiblin personil di lingkungan Polres Labuhanbatu, Senin (7/10), di Halaman Polsek Torgamba, Jalinsum Cikampak
Labuhanbatu (SIB) -Lima anggota Polri yang bertugas di Polsek Torgamba Polres Labuhanbatu dikenakan sanksi. Mereka yang kena tindak, mulai dari memelihara jenggot, tidak rapi, SIM mati hingga yang memiliki senjata api (senpi) berkarat.

Senin (7/10), Unit Provos Seksi Propam (Profesi dan Pengamanan) melakuan pemeriksaan disiplin terhadap anggota Polsek Torgamba di halaman Polsek, Jalinsum Cikampak. Pemeriksaan yang dipimpin Kanit Provos Polsek Torgamba Ipda IM Oka Nurcahyo itu menindaklanjuti Surat Perintah Kapolres Labuhanbatu Nomor: Sprin/2.337/X/HUK.6.6/2019, tanggal 1 Oktober 2019, tentang Pelaksanaan Penegakan Ketertiban dan Kedisiplinan (Gaktiblin) personil di lingkungan Polres Labuhanbatu.

Kanit Provos dan personilnya memeriksa kerapian anggota dan pakaian yang dipakai. Baik bentuk warna atribut dan kelengkapan dalam penggunaan pakaian dinas serta kelengkapan surat nyata diri meliputi KTA, KTP, NPWP, STNK dan SIM. Kemudian, sikap tampang dan penampilan yang tidak sesuai dengan ketentuan, meliputi kebersihan dan kerapian pakaian dinas, kerapian rambut (rambut dicukur rapi) sesuai dengan ketentuan, tidak berjenggot dan berjambang serta sepatu bersih bersemir.

Selain itu, personel Unit Provos juga memeriksa surat izin senjata api (senpi) dan kebersihan senpi yang dikuasai anggota.

Kapolsek melalui Kanit Provos Ipda IM Oka Nurcahyo menyebut hasil dari pemeriksaan, personel Provos menemukan ketidaksesuaian pada 5 anggota polisi. Seperti Aiptu M Siahaan dan Bripka MS Hasibuan, senpinya karatan, Aiptu Azis Napitupulu (rambut tidak rapi), Bripka ET Limbong (SIM C mati) dan Brigadir M Simbolon memelihara jenggot.

Kanit Provos memberi tindakan kepada personel yang melakukan pelanggaran disiplin tersebut. Mereka dikenakan tindakan fisik secara terukur berupa push-up sebanyak 30 kali.

"Kita juga memberi teguran agar personel itu tidak mengulangi dan supaya segera membenahinya," ujar Kanit. (BR6/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments