Sabtu, 04 Jul 2020
PalasBappeda

Pasien Positif Covid-19 Asal Batubara, Bukan Rujukan dari Dinkes dan RSUD

*Batubara Berstatus Zona Kuning, GTPP Sumut Diminta Klarifikasi
Jumat, 29 Mei 2020 17:54 WIB
matamatapolitik.com

Ilustrasi

Batubara (SIB)
Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumut mengumumkan kasus pertama seorang pasien virus corona di Kabupaten Batubara. Namun Kadis Kesehatan Batubara dr Wahid Khusyairi mengatakan, yang bersangkutan bukan hasil rujukan dari Dinkes dan RSUD, serta tidak dalam catatan penyelidikan epidemiologi Pemkab Batubara.

Katanya, pasien tersebut berdomisili di Medan, tetapi memiliki KTP Batubara. “Dia sudah lama tidak pulang kampung ke Batubara. Ternyata kita kroscek, memang orangtuanya di Tanjungtiram. Tapi dia (pasien) sudah lama tidak ke Batubara," sebut Wahid kepada SIB, Kamis (28/5).

Selama tinggal di Medan, sambungnya pasien laki-laki itu berpindah-pindah tempat. "Ada yang bilang di Tembung, terakhir tinggal di Gatot Subroto. ," ungkap Kadis.

Pihaknya meminta klarifikasi GTPP Sumut mengubah status Kabupaten Batubara menjadi zona kuning Covid-19, karena kasus pertama positif virus vorona tersebut. Menurutnya, pasien itu tidak benar warga Kabupaten Batubara, tetapi ber KTP Batubara. Dia berdomisili di Medan.

Sebelumnya diberitakan SIB, jumlah kasus pasien positif terinfeksi Covid-19 kembali melonjak di Sumut, Rabu (27/5). Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Mayor Kes dr Whiko mengungkapkan, penambahan satu orang berasal dari Batubara.
Ini adalah kasus pertama positif Covid-19 di Batubara, yang sekaligus mengubah status Batubara dari sebelumnya zona hijau menjadi zona kuning Covid-19. (A13/p)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments