Kamis, 19 Sep 2019

Pahala Sitorus : Pergub Pemberian Keringanan PKB dan BBN-KB Dinantikan Masyarakat

admin Jumat, 14 Juni 2019 17:57 WIB
SIB/Dok
KUNKER : Anggota DPRD Sumut Dapil IV saat kunker ke Tebingtinggi, Kamis (13/6).
Tebingtinggi (SIB) -Ketua Komisi III DPRD Tebingtinggi Pahala Sitorus menilai pemberian keringanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sangat diharapkan masyarakat. Untuk itu Gubernur Sumatera Utara (Sumut) perlu menerbitkan kembali Peraturan Gubernur (Pergub) terkait hal tersebut.

"Pergub Nomor 89 Tahun 2018 tentang Pemberian Keringanan PKB dan BBN-KB berlaku hingga Desember tahun lalu, jadi perlu dilanjutkan Pergub yang sama," kata Pahala kepada anggota DPRD Sumut saat kunjungan kerja (kunker) ke Tebingtinggi, Kamis (13/6) di ruang rapat Balai Kota.

Kunker DPRD Sumut Dapil IV dipimpin Wasner Sianturi dan beberapa anggota dewan dan Kepala Dinas Perhubungan Sumut Abdul Haris Lubis yang diterima Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan.

Menurut Pahala, permintaan penerbitan Pergub Pemberian Keringanan PKB dan BBN-KB didasari masih rendahnya Pendapatan Asli Daerah Provinsi Sumut dari sektor PKB dan BBN-KB karena Pergub Nomor 89 Tahun 2018 berlaku dari 28 Nopember sampai 28 Desember 2018.

"Hasilnya belum maksimal karena keterbatasan waktu yang hanya sebulan dan masyarakat lebih fokus menyambut natal dan tahun baru," kata Pahala.

Pahala menjelaskan, dengan menerbitkan Pergub keringanan PKB dan BBN-KB dapat mengoptimalkan pemasukan pajak dari sektor kendaraan bermotor dan otomatis mendongkrak PAD serta memberikan rasa aman bagi pengemudi dan penumpang karena dilindungi asuransi Jasa Raharja. Selain itu, sangat berguna untuk mendata obyek kendaraan yang benar-benar masih beroperasi di wilayah Sumut.

"Penerbitan Pergub itu tidak bertentangan dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 tentang Regristrasi dan Indentifikasi Kendaraan," terangnya. (T02/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments