Rabu, 23 Okt 2019
  • Home
  • Marsipature Hutanabe
  • PT Angkasa Pura II Gelontorkan Rp 200 Miliar Mempersiapkan Bandara Silangit Menjadi Bandara Wisata

PT Angkasa Pura II Gelontorkan Rp 200 Miliar Mempersiapkan Bandara Silangit Menjadi Bandara Wisata

*Pemkab Taput dan HKBP Mendapat Bantuan Bina Lingkungan Berupa Ambulance
Jumat, 17 Januari 2014 14:20 WIB
SIB/Posma Simorangkir
KUNCI: Dewan Direksi PT AP II Efendi Batubara didampingi Direktur Keuangan Lawrence Manurung menyerahkan kunci mobil ambulance kepada Bupati Taput Torang Lumbantobing didampingi Kajari Tarutung dan Kadis Perhubungan Rudy Sitorus SSos dalam penyerahan bant
Tarutung (SIB)- PT Angkasa Pura (AP) II menggelontorkan dana Rp 200 miliar dalam tiga (3) tahun anggaran untuk peningkatan infrastruktur Bandara Silangit sekaligus sebagai tahap awal dalam mempersiapkan Bandara yang terletak di Desa Silangit, Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara tersebut sebagai Bandara wisata.

Direktur Keuangan PT AP II Lawrence Manurung memaparkan hal itu dalam acara penyerahan bantuan bina lingkungan perusahaan milik negara (BUMN) tersebut kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara dan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Kamis (16/1) di Bandara Silangit.

Lawrence menjelaskan, PT AP II mempunyai visi besar atas Bandara Silangit yaitu menjadikannya sebagai Bandara wisata nomor dua (2) terbesar di Indonesia setelah Bandara Ngurah Rai Bali. “Sepuluh atau dua puluh tahun ke depan, Bandara Silangit akan bisa mengikuti perkembangan Bandara Ngurah Rai karena Bandara ini akan menjadi pintu masuk wisata kawasan Danau Toba,” sebutnya.

Dalam program peningkatan infrastruktur Bandara Silangit tersebut menurutnya, maka pada tahun 2015 panjang run way menjadi 2.750 meter dengan lebar 45 meter dari keadaan sekarang 2.500 meter dengan lebar  30 meter. Sehingga nantinya telah dapat didarati pesawat jenis boing 737 seri 800.

Selain menjadikan Bandara Silangit sebagai Bandara wisata, PT Angkasa Pura menurutnya juga akan memproyeksikan pembangunan terminal cargo di Bandara Silangit untuk menjadikan Bandara ini sebagai bandara ekspor komoditi pertanian dan peternakan daerah ke luar negeri.

Karena itu, Lawrence mengharapkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen Bona Pasogit untuk mendukung terwujudnya program dimaksud. 
Dalam kesempatan itu, PT Angkasa Pura (AP) II menyerahkan bantuan bina lingkungan berupa tiga (3) unit ambulance kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara untuk dioperasionalkan Puskesmas Tarurung, Puskesmas Silangit dan kepada Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dioperasionalkan RSU HKBP Balige.

Bantuan diserahkan Dewan Direksi PT AP II Efendi Batubara, Rubani, Direktur Keuangan Lawrence Manurung, GM Kuala Namu T Said Ridwan dan Deputi Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) Supriadi yang diterima langsung Bupati Taput Torang Lumbantobing dan Ephorus HKBP diwakili Kepala Departemen Koinonia Pdt Welman Tampubolon dan Kepala Departemen Marturia yang juga disaksikan Bupati Tobasa diwakili Sekdakab Liberty Manurung.
Bupati Taput Torang Lumbantobing dalam sambutannya mengatakan, sejak dialihkannya operasional Bandara Silangit ke PT AP II maka Direktur Keuangan PT AP II Lawrence Manurung tidak henti-hentinya memberikan perhatian serius untuk peningkatan infrastruktur Bandara tersebut dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitarnya.

Termasuk di antaranya turunnya bantuan bina lingkungan yang diserahkan PT AP berupa ambulance. “Tapi perlu kita ingat juga bahwa pemberian bantuan ini bukan semata-mata karena Lawrence Manurung, tapi satu hal yang harus diingat karena Tapanuli adalah bagian dari negara kesatuan republik Indonesia (NKRI),” sebutnya.

Berikutnya Toluto menjelaskan perlunya peningkatan Bandara Silangit untuk pengembangan pariwisata kawasan Danau Toba dan menjadikannya sebagai pintu gerbang kawasan Tapanuli.

Setelah Bandara Silangit dikelola AP II  maka perkembangan Bandara ini semakin cepat dan pemanfaatannya juga semakin luas. (BR5/f)



T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments