Minggu, 08 Des 2019

PD Pasar dan Kejari Dairi Tandatangani Kerja Sama

Penagihan Tunggakan ILP Pedagang Rp 3,9 Miliar
redaksi Kamis, 14 November 2019 16:49 WIB
Sib/Tulus Tarihoran
TANDATANGANI: Plt Direktur PD Pasar Dairi Edward Hutabarat dan Kajari Dairi Syahrul Juaksa Subuki menandatangani kerja sama dalam dalam penagihan ILP pedagang yang menunggak, Selasa (12/11) di kantor Kejaksaan Dairi.

Sidikalang (SIB)
Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Dairi menandatangani kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Dairi dalam bidang perdata dan tata usaha negara, Selasa (12/11) di Kejaksaan Negeri Dairi.


Kerja sama itu untuk penagihan iuran layanan pasar (ILP) yang menunggak mulai dari tahun 2017-2019 dengan jumlah sekitar Rp 3,9 milliar. Penandatanganan kerja sama dilakukan Plt Direktur Utama PD Pasar Edward Hutabarat dan Kajari Dairi Syahrul Juaksa Subuki disaksikan beberapa pedagang yaitu Halomoan alias Bulanda Sihombing dan Bahtiar Siregar. Turut dihadiri Kasi Datun Zulkarnaen Harahap, Kasi Intel Andri Dharma.


Edward Hutabarat mengatakan, kerja sama dalam bidang perdata dan tata usaha negara dengan Kejaksaan, untuk melakukan penagihan tunggakan ILP pedagang sejak 2017-2019, yang jumlahnya mencapai Rp 3,9 miliar. Tunggakan itu mengakibatkan PD Pasar Dairi merugi dan bahkan karyawan tidak gajian 9 bulan sejak Nopember 2018- Juli 2019.


Kerja sama dengan penegak hukum yaitu Kejaksaan Dairi, bukan untuk menyakiti dan menakut-nakuti pedagang. Hal itu dilakukan bagian dari upaya memperbaiki layanan PD Pasar Dairi dan mengembangkan Pasar Sidikalang. Menurutnya, sosialisasi dan pembinaan selama 3 bulan sudah cukup. Tinggal bagaimana upaya penagihan tunggakan ILP itu.


Uang sebanyak Rp 3,9 miliar tidak sedikit. Dengan sosialisasi dan kerja sama ini, diharapkan pedagang membayar tunggakan ILP tersebut. Dengan itu, PD Pasar Dairi bisa meningkatkan layanan dan pengembangan Pasar Sidikalang.


Kajari Dairi Syahrul Juaksa Subuki menuturkan, penandatanganan kerja sama dengan PD Pasar, dimana Kejaksaan Dairi menerima kuasa penasehat hukum dalam penagihan ILP pedagang yang menunggak, yang jumlahnya mencapai Rp 3,9 miliar.
Kesempatan ini sangat berharga atas kepercayaan PD Pasar yang memberikan kuasa, untuk menyelesaikan persoalan menyangkut pembayaran kewajiban pedagang yang tertunggak.


Penagihan tunggakan ILP akan dilakukan dengan pola pendekatan, sehingga dalam penandatanganan kerja sama, PD Pasar Dairi diminta turut menghadirkan tokoh/yang dituakan di Pasar Sidikalang dan sudah menyelesaikan kewajiban. "Merekalah yang akan membantu mensosialisasikan dan penyambung pada pedagang," tuturnya.


Tujuan penagihan itu adalah untuk peningkatan layanan PD Pasar Dairi. Diharapkan pedagang sadar dan membayar tunggakan ILP dan bukan alat untuk menekan. Pasar adalah tempat pusat perekonomian dan perputaran uang, bila tidak dikelola dengan baik, daerah bisa merugi.


Penagihan akan dilakukan secara bertahap dari yang besar-besar. Sehingga Desember akan datang, sudah ada hasil. Memang kerja sama itu dua tahun sejak ditandatangani. "Kalau bisa cepat, kenapa harus sampai dua tahun," ucapnya. (K05/q)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments