Selasa, 12 Nov 2019

Musim Panen, Produksi Padi di Desa Simangumban Julu Tidak Sesuai Harapan

admin Kamis, 20 Juni 2019 15:37 WIB
SIB/Anwar Lubis
PANEN PADI: Petani di Desa Simangumban Julu, Kecamatan Simangumban, Kabupaten Taput melakukan panen perdana, Selasa, (18/6). Tahun ini produksi padi warga tidak sesuai harapan.
Simangumban (SIB) -Produksi padi pada musim panen di Desa Simangumban Julu, Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) disinyalir tidak sesuai harapan. Kondisi banjir yang kurang mendukung tiga tahun terakhir dan hama padi menjadi pemicu kondisi itu.

Seorang warga Boru Silitonga (59) didampingi Gultom (26) petani Desa Simangumban Julu ketika dimintai keterangannya mengemukakan, produksi padi pada musim panen terhambat akibat sawah sering banjir. "Ada kendala saat padi mulai menguning, curah hujan masih tinggi. Apalagi draniase disini belum permanen dan masih terbuat dari tanah," kata boru Silitonga.

Selain itu katanya, serangan hama padi sebelum panen belum dapat dikendalikan. "Bayangkan, penghasilan kami pas-pasan, membeli obat hama pun kami tidak mampu, belum lagi banjir menghantam sawah kami dari Aek Puli," keluhnya.

Ia menambahkan, beberapa tahun yang lalu pihaknya pernah mengusulkan pembangunan draniase kepada pihak terkait namun hingga kini belum pernah terwujud.

Warga berharap, pemerintah setempat dapat membuat solusi sehingga bisa meningkatkan produksi padi dan kualitas. "Seandainya sawah banjir dan hama datang, masyarakat dapat segera melakukan pencegahan lebih cepat," tandasnya. (G01/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments