Senin, 22 Jul 2019

Menko Luhut Panjaitan Disambut Ribuan Pelajar dan Masyarakat Labuhanbatu

admin Sabtu, 06 April 2019 14:11 WIB
SIB/Efran Simanjuntak
PAKAIAN ADAT MELAYU: Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunte dan tokohtokoh etnis memakaikan pakaian adat Melayu kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat kunjungan kerja dan bersilaturahmi dengan ribuan warga Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (4/4), di Aula Asrama Haji Rantauprapat, setelah meninjau rencana lokasi pembangunan bandara Labuhanbatu di Aeknabara Kecamatan Bilah Hulu.
Rantauprapat (SIB) -Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan disambut ribuan pelajar dan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (4/4). Tiba di Rantauprapat ibukota Labuhanbatu dari Aeknabara, Luhut dan rombongan sudah disambut dan dielu-elukan pelajar SD dan SMP berbagai sekolah menggunakan bendera merah putih kecil di sepanjang jalan mulai dari Sigambal hingga Jalan Sisingamangaraja depan Masjid Raya Al-Iklas dan di komplek Asrama Haji disambut ribuan warga dan organisasi kemasyarakatan.

Setelah meninjau rencana lokasi pembangunan lapangan terbang di Aeknabara, Luhut beserta rombongan bertatap muka dengan masyarakat di Aula Asrama Haji Rantauprapat. Menko Luhut disambut tortor Batak di halaman aula dan di dalam aula disambut tari persembahan Melayu.

Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunte didampingi tokoh-tokoh etnis (12 etnis), menyambut hangat kunjungan Menko Luhut. Dia bahkan menyebut Kabupaten Labuhanbatu sudah lama tidak dikunjungi menteri atau tokoh negarawan, sehingga kunjungan Luhut disambut ramai masyarakat dan pelajar.

"Kabupaten Labuhanbatu memiliki hasil yang luar biasa dari perkebunan kelapa sawit dan perkebunan karet. Namun perlu dukungan pemerintah pusat untuk pembangunan dan pengembangan daerah ini," ujar Andi di hadapan Menko Luhut dan rombongan, seperti Ridwan Jamaluddin dan Lambock Nahattands.

Setelah Andi menyampaikan sambutan, tokoh-tokoh etnis memakaikan pakaian (sarung dan topi) adat Melayu kepada Menko Luhut.
Sementara itu Luhut menyebut dirinya datang ke Labuhanbatu untuk memenuhi perintah Plt Bupati Labuhanbatu dan tidak menyangka disambut luar biasa.

"Saya datang ke Labuhanbatu ini hanya untuk memenuhi perintah Plt Bupati Andi Suhaimi dan saya tidak menyangka sambutannya sebesar ini," sebut Luhut.

Luhut menyebutkan pertumbuhan ekonomi di Labuhanbatu cukup baik, di atas rata-rata nasional.

"Dan kami dari pemerintahan pusat akan berupaya menaikkan harga sawit dan karet, karena kita tahu di Kabupaten Labuhanbatu banyak perkebunan sawit dan karet," sebutnya.

Saat itu, Luhut membantah tenaga kerja asing sangat banyak di Indonesia. "Saya tegaskan tenaga kerja asing yang dikabarkan sangat banyak di Indonesia, tidak benar. Tenaga kerja asing yang ada di Indonesia sangat kecil. Jadi, jangan percaya kalau ada yang mengatakan banyak tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia. Kalau kita buka data tenaga kerja asing di Indonesia sangat kecil dibanding tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri," tegasnya.

"Ada juga yang menyebut Pak Jokowi melakukan kriminalisasi pada ulama. Itu sangat tidak betul, karena sepengetahuan saya Pak Jokowi itu sholatnya tidak pernah ketinggalan, walaupun sedang dalam rapat dan hubungan Pak Jokowi dengan para ulama sangat baik. Beliau sangat hormat kepada para ulama," sambungnya.

Pada kesempatan itu, Luhut juga mengungkapkan rencana pusat untuk mewujudkan pembangunan bandara di Aeknabara Labuhanbatu.

"Setelah Saya kembali ke Jakarta, Saya akan langsung mengadakan rapat dengan Menteri Perhubungan, Menteri Keuangan, Menteri BUMN, Menteri ATR/BPN dan tentunya Plt Bupati Labuhanbatu juga untuk duduk bersama di kantor Saya merampungkan rencana pembangunan lapangan terbang di Labuhanbatu," sebutnya disambut aplus masyarakat dan Plt Bupati.

"Lapangan terbang ini kita rencanakan dibangun akhir tahun ini, paling lambat awal tahun 2020. Kita upayakan akhir tahun 2019 ini mulai dikerjakan," kata Luhut.

Dia menyadari jauhnya Kabupaten Labuhanbatu dari Medan mencapai lebih kurang 300 kilometer dan membutuhkan waktu yang cukup lama kalau menaiki mobil, sehingga mengakibatkan sakit pinggang.

"Lamanya di perjalanan ke Labuhanbatu ini 6 sampai 7 jam, akibatnya sakit pinggang," sebut Luhut.

Untuk itu pihaknya akan berusaha mewujudkan pembangunan bandara di Labuhanbatu.

Luhut juga menyinggung Presiden Jokowi merupakan sosok yang pekerja keras, jujur, baik dan taat beragama.

"Kita juga melihat anak presiden juga berusaha dengan gigih mengusahai usaha makanan martabaknya. Gibran anak penguasa bisa saja apa yang dia mau, tapi dia tidak mau punya usaha yang berkaitan dengan pemerintah. Apa ada sosok presiden seperti ini yang kita lihat selama ini," ujarnya.

Luhut juga mengimbau masyarakat tidak terperangkap dengan isu yang tidak benar.

"Saya berharap masyarakat Labuhanbatu tidak golput pada pemilu 17 April 2019, tapi menggunakan hak pilihnya dengan benar. Saya yakin masyarakat Labuhanbatu sudah tahu menentukan pilihannya dengan tepat. Kalaupun beda dalam memilih jangan ada kegaduhan. Saya minum teh, yang lain minum kopi, gak ada kegaduhan. Jangan setelah acara ini ada kegaduhan. Semua damai, itu yang saya minta," harap Luhut.

Silaturahmi itu dihadiri Kajari Labuhanbatu Setyo Pranoto, Wakil Bupati Labuhanbatu Utara Dwi Prantara, Caleg DPR dari Golkar Lamhot Sinaga, unsur pimpinan daerah, Kaban Litbang Hobol Z Rangkuti, Kadis Perindag Patindoan Situmorang, Kadis Dukcapil Edy Gani Ginting, Kadispora Ade Huzaini Siregar, Plt Ketua PKK Hj Rosmanidar Hasibuan, para kepala organisasi perangkat daerah, para camat, lurah, Kades dan perangat desa. (BR6/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments