Selasa, 19 Nov 2019

Mendaftar ke Nasdem Humbahas, Pardo Sihite Bantah Bakal Berpasangan dengan Dosmar Banjarnahor

bantors Sabtu, 19 Oktober 2019 14:14 WIB
SIB/Frans Simanjuntak
MENDAFTAR : Pardo Sihite mendaftar sebagai bakal Calon Bupati Humbahas ke Kantor DPD Partai Nasdem Humbahas, Jumat (18/10).
Humbahas (SIB) -Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020, komunikasi politik dan lobbi partai sudah tercium. Bahkan dari sejumlah nama yang muncul sebagai kandidat calon Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), sudah mulai melirik figur yang tepat sebagai wakil yang siap bertarung dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.

Pardo Sihite, tokoh muda dan energik dari komunitas marga Siraja Oloan (SRO) bahkan digadang dan diisukan mendampingi kandidat petahana, Dosmar Banjarnahor, dalam Pilkada 2020. Selain muda, energik dan mapan dari kelompok milenial, Pardo dinilai ditopang komunitas marga yang diperhitungkan di Humbahas yaitu Siraja Oloan.

Namun saat dikonfirmasi Pardo Sihite menyampaikan klarifikasi dan membantah dirinya bakal berpasangan dengan , Dosmar Banjarnahor.

Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih aktif di salahsatu kabupaten di Sumut itu, mengaku belum ada melakukan komunikasi politik dengan bakal calon Bupati/Wakil Bupati Humbahas yang ada termasuk Dosmar Banjarnahor . Namun sebagaimana prinsip politik yang selalu dinamis, Pardo tidak menutup kemungkinan hal itu bisa terjadi.

"Sampai sekarang belum ada komunikasi politik dengan beliau (Dosmar). Namun politik itu dinamis, sehingga kita tidak menutup kemungkin untuk itu dan membuka ruang sepanjang komitmennya memajukan Humbahas," kata Pardo, di sela pengembalian formulir pendaftaran bacabup/bawacabup di Kantor DPD Partai Nasdem Humbahas, Jumat (18/10), didampingi Ketua Tim Pemenangan Pahala Sihite (Mr. Ompong) dan sejumlah keluarga dan relawan.

Sebagai putra Humbahas, menurut Pardo, pertanian dan pariwisata merupakan potensi di daerah itu. Selanjutnya, peternakan tanpa mengabaikan potensi lainnya.

"Semua potensi ini harus digali dan didukung oleh sumber daya manusia (SDM), sehingga kemajuan Humbahas dapat tercapai," katanya.

Pardo menguraikan, motivasi memberikan perhatian ke Humbahas didasari hati yang tulus, cinta dan kasih ke tanah leluhurnya Humbahas. "Orang yang mencintai, mengasihi bisa bebuat dari birokrasi atau yang lain. Saya dari jalur birokrasi, dengan cinta yang tulus memberikan hati untuk kemajuan Humbahas. Dari sisi pendapatan per kapita yang maju dan berbahagia," ujarnya.

Di singgung cinta tersebut didorong dukungan komunitas marga, Pardo mengatakan, dukungan mencintai Humbahas tetap didasari dari hati.

"Yang ada dukungan person (pribadi) dari hati. Apapun dukungan itu baik dari lintas marga dan komunitas marga dan semua elemen masyarakat, kalau hati tidak mau, sama saja nol. Jadi ini, dasarnya murni dari hati. Ditambah dukungan dari komunitas marga SRO juga lintas marga lainnya," tukasnya.

Memantapkan langkahnya sebagai bacabup, Pardo akan membangun komunikasi kepada semua lembaga masyarakat serta partai politik.

"Orang miskin dan kaya tetap kita komunikasi. Kita tahu, orang kaya dapat mempengaruhi. Namun orang kaya hanya dapat memberikan satu hak suara dalam Pemilu. Jadi semua sama. Demikian juga partai besar dan kecil tidak kita bedakan. Bahkan partai yang tidak memiliki kursi di DPRD akan kita rangkul dan jalin komunikasi untuk memajukan Humbahas ," ucapnya.

Disoal dukungan finansial dalam Pilkada serentak, Pardo yakin Nasdem memberikan dukungan tanpa mahar.

"Saya yakin, di daerah hingga DPP, Nasdem memberikan dukungan politik tanpa mahar. Terkait, cost politics dalam Pilkada, sepanjang kita berpikir positif, hal itu wajar. Dan mungkin semua kandidat sudah menyiapkan cost politics untuk pesta demokrasi," tutupnya. (BR8/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments