Jumat, 13 Des 2019

Masyarakat Diminta Jauhi Perjudian Selama Piala Bunia

Rabu, 18 Juni 2014 14:46 WIB
Binjai (SIB)- Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Binjai AKP Revi Nurvelani meminta seluruh masyarakat di Binjai agar menjauhi segala bentuk aktivitas perjudian selama berlangsungnya pergelaran turnamen sepakbola Piala Dunia Brazil 2014.

Pernyataan itu diungkapkannya, Selasa(17/6) menyikapi kemungkinan marak dan rawannya aktifitas perjudian bidang olahraga, baik dilakukan secara resmi maupun tidak resmi, selama digelarnya pesta sepakbola dunia 4 tahunan itu.

"Perlu diingat, momen Piala Dunia itu bukanlah ajang judi, melainkan hiburan olahraga untuk masyarakat global. Karena itu, saya minta masyarakat untuk bisa memahami ini, demi kebaikan bersama," ungkapnya.

Dia pun menegaskan komitmennya melakukan penindakan secara hukum bagi siapapun pihak yang terlibat perjudian, serta tetap meminta masyarakat agar proaktif dan menjadi mitra strategis kepolisian guna melakukan pemberantasan judi.

"Jadilah mitra kepolisian yang baik. Kalau ada informasi, segera hubungi kami (polisi) agar ditindaklanjuti. Siapapun (pelaku) dia, mau bandar besar ataupun pemain kecil, pasti akan saya tindak," tegas Revi.

Di sisi lain, menyikapi momen menjelang masuknya bulan suci Ramadan 1435 Hijriah, perwira asal Jawa Barat ini mengaku telah mempersiapkan beberapa operasi khusus dalam upaya penertiban penyakit masyarakat di Kota Binjai.

Dikatakan upaya penertiban itu tidak hanya dilakukan sendiri oleh kepolisian, melainkan tetap mengedepankan kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat dan instansi pemerintah terkait.

"Artinya disini, tidak hanya kepolisian dan instansi pemerintah terkait saja yang punya andil dalam menjamin kenyamanan beribadah selama Ramadan, tetapi juga peranserta seluruh elemen masyarakat," ucapnya. (A31/i)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments