Rabu, 20 Nov 2019

Massa PMKRI Cabang Nias Unjuk Rasa Minta Kajari Gunungsitoli Dicopot

*Kajari: Tuduhan Itu Silahkan Buktikan
Sabtu, 05 April 2014 12:00 WIB
SIB/Loozaro Zebua
AWASI : Kapolres Nias AKBP Juliat Permadi Wibowo,SIk,MHum bersama Kasat Reskrim AKP Arieli Zega SH,dan Kasat Shabara Polres Nias mengawasi aksi pengunjukrasa, Jumat,(4/04)
Gunungsitoli (SIB)- Massa PMKRI Cabang Nias-Santo Thomas Morrus unjuk rasa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungsitoli menyerukan agar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gunungsitoli  ES dicopot dari jabatannya, karena tidak mampu menuntaskan kasus korupsi di Nias Utara, Nias Barat,Kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nias.

Dalam pernyataan sikap PMKRI Cabang Nias-Senanto Thomas Morrus, disebutkan Kejari Gunungsitoli merupakan salah satu lembaga penegak hukum tertinggi di Kepulauan Nias yang dijujung tinggi oleh rakyat. 

Tugas dan tanggung jawab  Kejaksaan Negeri  seharusnya menjadi pilar  dan tonggak  dalam  menegakkan  keadilan  sesuai amanat  Undang-undang ,namun kinerja  Kajari Gunungsitoli  tidak sesuai  dengan harapan  masyarakat,karena lembaga itu diduga telah dijadikan  sebagai Lembaga lahan bisnis.Hal ini  ditandai  dengan banyaknya  kasus  korupsi  yang telah  dilaporkan  dan menumpuk di Kejari Gunungsitoli  tapi hingga saat ini belum tuntas.

Kejari Gunungsitoli Edy Sumarno SH MH ketika diminta tanggapannya  terkait pernyataan para pengunjuk rasa bahwa kasus korupsi tidak dituntaskan dan diduga menjadi lahan bisnis,Kajari menjawab silakan mereka membuktikan. “Sebenarnya tidak ada menerima uang.  Tetapi setiap kasus korupsi bila sudah cukup bukti kita akan tingkatkan prosesnya”, jawabnya melalui telepon seluler .

Kasus yang masih dalam penyelidikan silakan berhubungan dengan Kasi Pidana Khusus ( Pidsus) Yulius Zega SH MH. Kasus korupsi di Sekwan DPRD Kota Gunungsitoli sudah dinaikkan dan kasus Sekwan Nias Utara juga sudah dinaikkan ke tahap penyidikan.

Selama unjuk rasa  Kapolres Nias AKBP Juliat Permadi Sik,MHum,bersama Kasat Reskrim AKP Arifieli Zega SH,Kasat Intelkam Drs Kalvinus Gulo,dan sejumlah perwira  ikut mengawasi.(A33/c)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 5 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments