Minggu, 17 Nov 2019

Massa Gebrak Berunjukrasa di Kantor BPJS Kesehatan Padangsidimpuan

Kamis, 22 November 2018 18:59 WIB
Padangsidimpuan (SIB)- Massa Gerakan Mahasiswa Bersatu Bela Rakyat (Gebrak) berunjukrasa di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan, Senin (19/11) menuding pihak BPJS tidak mau menerima kerja sama yang diajukan rumah sakit swasta yang ada di Tabagsel, khususnya di Padangsidimpuan.

Ketua Gebrak sekaligus kordinator Aksi Agus Halawa dalam orasinya menuding pihak BPJS Kesehatan Padangsidimpuan 'pilih kasih' menjalin kerjasama dengan rumah sakit swasta karena ada rumah sakit swasta yang mengajukan kerjasama dengan pihak BPJS kesehatan namun belum direalisasikan.

"Kami meminta agar BPJS Kesehatan Padangsidimpuan menerima mitra kerja sama yang diajukan oleh beberapa rumah sakit pemerintah/swasta/dan klinik swasta di Tabagsel karena dengan adanya kerjasama pihak rumah sakit akan  melayani masyarakat yang berobat, namun jika tidak ada kerja sama, bagaimana masyarakat bisa  berobat dengan baik," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Agus juga minta kepada DPRD yang ada di Tabagsel untuk menambah anggaran bagi peserta BPJS dengan menambah anggaran asuransi BPJS Kesehatan sebesar Rp 23.500 per orang dikali 20.000 peserta BPJS di setiap kabupaten/Kota yang ada di Tabagsel.

Menanggapi tuntutan massa, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan dr Yasmin R Harahap mengakui ada menerima surat permohonan kerjasama dari salah satu Rumah Sakit Swasta di  Padangsidimpuan, namun untuk saat ini kami tidak lagi menerima kerjasama dengan rumah sakit, dengan alasan tidak ada penambahan kerjasama. "Tidak ada penambahan kerjasama dengan rumah sakit di Padangsidimpuan, karena kerjasama BPJS kesehatan dengan rumah sakit yang ada di  Padangsidimpuan sudah cukup dan telah bisa melayani peserta BPJS yang ada," ujarnya. Mendengar tanggapan Yasmin, massa membubarkan diri dan melanjutkan aksinya di DPRD Padangsidimpuan. (G07/h)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments