Selasa, 20 Agu 2019

Mantan Wakil Ketua DPRD Simalungun Terbukti Menipu, Dituntut 3 Tahun

admin Jumat, 12 Juli 2019 12:55 WIB
Ilustrasi
Simalungun (SIB) -Mantan Wakil Ketua DPRD Simalungun Ir JS (55) terbukti melakukan penipuan uang ratusan juta rupiah, dituntut 3 tahun penjara di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (11/7).

Jaksa Augus Vernando Sinaga SH menjerat terdakwa dengan pasal 378 KUHPidana. Terdakwa dengan jabatan yang ada padanya menerima uang Rp 140 juta dari saksi korban Jen Hariono Pasaribu untuk memasukkan anaknya sebagai CPNS.

Saksi korban Jen Hariono Pasaribu pada Sabtu, 27 September 2014 mendatangi terdakwa di rumahnya di Jalan Anggrek Huta IV Nagori Pematang Simalungun. Karena mendengar jika terdakwa selaku anggota DPRD Simalungun bisa memasukkan CPNS.

Lalu terdakwa mengatakan untuk S1, biaya CPNS Rp140 juta. Saksi korban bersedia memberikan uang tersebut asalkan anaknya Elin Elfrida Ghona Pasaribu bisa menjadi PNS seperti janji terdakwa.

Saksi korban kemudian menyuruh saksi Indra Kusuma untuk mentransfer uang ke rekening Bank Mandiri an JS sebanyak Rp 50 juta pada Rabu 1 Oktober 2014. Lalu keesokan harinya, saksi korban menyuruh anaknya Elin Elfrida Pasaribu mentransfer uang Rp 90 juta ke rekening terdakwa.

Jen Hariono pun memberitahukan kepada terdakwa jika uang sudah ditransfer ke rekeningnya. Tapi dua hari kemudian, korban membaca salah satu media cetak yang memberitakan terdakwa ditangkap polisi karena penipuan.

Hingga pada akhir Oktober anak saksi korban mengikuti ujian CPNS dan tidak lulus. Ketika korban menagih sejumlah uangnya, terdakwa hanya berjanji saja. Merasa ditipu, korban pun mengadu ke Polres Simalungun.

Persidangan dipimpin majelis hakim Novarina Manurung SH didampingi dua hakim anggota Aries Ginting SH dan Hendrawan SH.
Untuk mendengar vonis hakim, persidangan ditunda hingga Kamis depan. (S03/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments