Senin, 10 Agu 2020

Mantan Seniman Ludruk Ingin Selamatkan Asahan dari Keterpurukan Pembangunan

redaksisib Senin, 13 Juli 2020 11:33 WIB
Pngimage.net

Ilustrasi

Asahan (SIB)
Mantan seniman Ludruk Asahan juga mantan Manajer PTPN Kalimantan Timur, HM Robert Saragih (72) punya niat ikhlas untuk turut meningkatkan pembangunan di Kabupaten Asahan.

Tak tangung tangung, niatnya tersebut karena merasa terpanggil, setelah 50 tahun meninggalkan Kota Kisaran, berkiprah di perkebunan sawit mulai jadi tukang egrek (pemanen) dan mengakhiri karirnya sebagai Manajer PTPN di Kalimantan Timur, serta pernah jadi pejabat negara selama 3 priode sebagai anggota DPRD Provinsi Kalamantan Timur.

Berniat ingin turut sama sama dengan masyarakat, membangun Kabupaten Asahan, saat ini Robert pulang ke kota kelahiran yaitu di Jalan Bahader Johan Kisaran.

Politikus senior Asahan ini, Sabtu (11/7) mengatakan, "membangun satu daerah, agar lebih maju, harus dengan niat ikhlas dari hati.
“Tentunya dengan SDM, SDA, SDT dan berjiwa leader yang tinggi,” tambahnya.

Terkait penilaiannya, pembangunan di Kabupaten Asahan saat ini dalam kondisi keterpurukan dan belum maju.

Untuk itulah lanjut Robert, seorang pimpinan atau bupati dalam pemanfataan APBD itu, harus dari rakyat, untuk rakyat dan kembali kerakyat.

Jika sistem ini dilaksanakan, dipastikan pembangunan daerah tersebut akan mencapai hasil maksimal.
“Sebagai seniman Ludruk, menurut Robert harus bisa berperan di segala lini. Jadi pencuri, jadi polisi dan lain-lain harus bisa, ujarnya.

Jika jadi pemimpin, hal yang sama juga harus bisa dilakukan, untuk peningkatan pembangunan yang berkualitas.
Marijan Tirto, atas nama masyarakat Kisaran Timur, mengapresiasi niat Robert untuk bersama-sama meningkatkan pembangunan yang berkualitas di Asahan.

Marijan mengatakan, seorang seniman Ludruk, tentunya faham jika seorang itu berbohong. (A05/p)
T#gs Keterpurukan PembangunanMantan Seniman LudrukSelamatkan Asahan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments