Rabu, 11 Des 2019

Mahasiswa Tuding Kadis Sosial Asahan Pungli Tenaga PKH TA 2013

Sabtu, 18 Januari 2014 16:11 WIB
SIB/Int
Ilustrasi
Kisaran (SIB)- Sambil melakukan orasi dan dengan membawa poster dari kartun, sekitar sepuluh mahasiswa mendatangi Kantor Dinas Sosial Asahan di Jalan Tusam Kisaran dan Kantor Bupati Asahan di Jalan Jenderal Sudirman Kisaran, Kamis (16/1).

Mereka menuding Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan, Misli M Noor SH selain melakukan praktek kolusi meloloskan titipan istri Bupati Asahan berinisial Y, juga melakukan pungutan liar (Pungli) Rp 7 juta-Rp 10 juta dalam proses rekrutmen tenaga Pendamping Keluarga Harapan (PKH) Tahun Anggaran (TA) 2013 di Kabupaten Asahan.

Massa juga menyatakan keheranannya kepada Bupati Asahan, karena masih memakai Misli di jabatan Kepala Dinas Sosial, meski sebelumnya memiliki track record bermasalah, sewaktu menjabat Kepala Dinas Tata Kota Asahan.

Saat itu Misli dicopot, karena bermasalah dengan pedagang Pasar Air Joman. Karena itu, massa dipimpin Koordinator Lapangan Ramadhan Batubara juga meminta Bupati Asahan segera kembali mencopot Misli M Noor dari jabatan Kepala Dinas Sosial, sebelum pihak Kejari Kisaran membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum.

"Perbuatan Misli telah mencoreng kewibawaan Pemerintahan Kabupaten Asahan," ujar Ramadhan.

Di Kantor Dinas Sosial Asahan, tidak satupun perwakilan Kepala Dinas Sosial Asahan menerima para mahasiswa. Sehingga mahasiswa memilih untuk meninggalkan lokasi tersebut dan dengan mengendarai sepeda motor menuju Kantor Bupati Asahan.

Di sana, massa juga melakukan orasi. Massa diterima Asisten I Setdakab Asahan, Taufiq ZA Siregar SSos.

Dikatakan Taufiq, pihaknya akan menyampaikan persoalan tersebut kepada pimpinan, untuk kemudian Pemkab Asahan akan mempelajarinya dengan memanggil Kepala Dinas terkait sebagai langkah selanjutnya. "Kita akan sampaikan masalah ini kepada pimpinan dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial," kata Taufiq.(D2/c)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments