Senin, 20 Jan 2020

LAKI : Pembangunan Kolam Darat di Samosir "Mubajir"

Selasa, 10 Juni 2014 11:20 WIB
Samosir (SIB) - Dari 151 kolam darat yang dibangun Pemkab Samosir melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sejak tahun 2011 hingga tahun 2013, diperkirakan hingga  tahun 2014 hanya 25 kolam yang berfungsi secara maksimal.

Meski hanya sedikit yang berfungsi, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir tetap menganggarkan pembangunan kolam darat TA 2014 sebanyak 80-an yang diperkirakan berbiaya ratusan juta rupiah.

Karena itu, Ketua Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Samosir Feriasi Sirait meminta,  Dinas Pertanian dan Perikanan melakukan evaluasi, sebab dikhwatirkan pembangunan kolam-kolam darat itu akan mubajir.

"Untuk apa kolam-kolam itu dibangun, anggaran habis, tapi kurang berfungsi, yang rugi juga masyarakat," terangnya.

Ia menilai Dinas Pertanian dan Perikanan tidak bisa melakukan pendekatan kepada masyarakat, sehingga kolam-kolam darat yang berukuran rata-rata 10 x 8 M dan sebagian besar berada di Kecamatan Harian, Sianjurmula-mula dan Sitio-tio itu tidak difungsikan  warga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Rensus Simanjorang melalui Sekretaris Walson Sagala mengaku, pembangunan kolam darat akan terus dilanjutkan pada tahun 2014 dan anggaranya sendiri sudah ditampung pada APBD TA 2014.

Ia mengaku banyak kolam darat yang kurang berfungsi karena pihaknya mengalami kendala saat berhadapan dengan warga atau pemilik lahan ataupun kelompok tani yang mengusulkan pembangunan kolam darat tersebut.

"Kami mengakui banyak kolam-kolam darat yang kurang berfungsi, ini dikarenakan  kurangnya kekompakan di antara masyarakat atau kelompok tani yang mengusulkan," ujarnya. (PN/c)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments