Sabtu, 07 Des 2019

Korban Banjir Bandang Dairi Sampaikan Keluhan ke Anggota DPD RI Parlindungan Purba

admin Kamis, 11 April 2019 14:50 WIB
SIB/ Tulus Tarihoran
FOTO BERSAMA : Wakil Ketua Komite 2 DPD RI Parlindungan Purba foto bersama dengan Sekretaris Daerah Dairi, serta beberapa kepala desa, Rabu (10/4) di Balai Budaya Sidikalang.
Sidikalang (SIB) -Korban banjir bandang di Desa Longkotan dan Sibongkaras Kecamatan Silima Pungga-Pungga Kabupaten Dairi sampaikan keluhan kepada Wakil Komite 2 DPD RI, Parlindungan Purba. Warga minta pemulihan areal persawahan yang rusak dihantam banjir bandang medio Desember 2018 lalu.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Longkotan, Jakop Sirait mewakili masyarakat korban banjir bandang, Rabu (10/4) di Balai Budaya Sidikalang, pada kunjungan Anggota DPD RI, Parlindungan Purba. Pertemuan turut dihadiri puluhan kepala desa, camat serta para pimpinan OPD Dairi. Rombongan Wakil Ketua Komite 2 DPD RI itu disambut Sekretaris Daerah (Sekda), Sebastianus Tinambunan. Dalam rombongan, turut hadir Direktur Tanaman Pangan dan Hortikultura, Yanti serta Asisten Manager Pemasaran PLN Wilayah Binjai, Irwansyah.

Jakop Sirait menyampaikan, ratusan kepala keluarga (KK) penduduk Desa Longkotan yang selama ini mengandalkan hidup dari bertani padi sawah telah kehilangan mata pencaharian. Pasalnya, lahan sawah mereka tidak bisa lagi digarap, lantaran tertutup batu dan pasir yang dibawa banjir bandang. "Lahan sawah kini telah terlantar, ucap Jakop.

Pemulihan sulit dilakukan petani, karena banyaknya material batu besar serta kayu dan pasir. Hingga saat ini, upaya pemulihan belum ada. Begitu juga terhadap korban meninggal, belum dapat santunan serta kerusakan rumah sebanyak 4 unit.

Padahal lanjut Jakop, ketika Gubsu, Edy Rahmayadi berkunjung pasca kejadian bulan Desember 2018 lalu, berjanji akan membantu warga yang rumahnya rusak. Realitanya, sampai sekarang tidak ada. Sementara Sekda, Sebastianus Tinambunan juga menyampaikan, pemulihan di daerah banjir bandang itu, akibat bencana alam, irigasi juga rusak.

Sebastianus menyebutkan, selain bantuan untuk lokasi banjir bandang. Saat ini sejumlah ruas jalan nasional seperti Sidikalang-Medan, Sidikalang-Dolok Sanggul serta Sidikalang-Kutabuluh kondisinya sangat memprihatinkan. Begitu juga masalah penerangan listrik. Dimana ratusan Dusun di Kabupaten Dairi belum teraliri listrik. Pemkab Dairi meminta kepada DPD bisa mendorong Kementerian Pertanian, PUPR serta PLN untuk memberikan perhatian ke Kabupaten itu.

Parlindungan Purba mengatakan, semua aspirasi disampaikan yang masyarakat Dairi akan segera ditindak lanjuti. Tetapi, kata Wakil Ketua Komite 2 itu, semua usulan harus melalui pemerintah daerah yakni diusulkan Bupati.

Parlindungan mengaku, perbaikan jalan nasional salah satu atensinya. Pihaknya beserta rombongan akan sidak ke ruas jalan nasional Sidikalang-Kuta Buluh.

"Perbaikan jalan nasional adalah atensi saya. Saya hari ini langsung sidak ke ruas jalan nasional Sidikalang-Kutabuluh," katanya. Sementara itu, Yanti dari Kementerian Pertanian meminta Kades membuat usulan untuk pemberian bibit pertanian. Begitu juga usulan penerangan listrik, Irwansyah menyebut supaya membuat usulan ke PLN. (K05/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments