Minggu, 15 Des 2019

Koperasi Narasaon Jaya Labuhanbatu Gelar RAT, Anggota Terima LPj

admin Minggu, 10 Februari 2019 10:38 WIB
SIB/Fiktor Situmorang
RAT : Pengurus dan anggota Koperasi Serba Usaha (KSU) Narasaon Jaya Labuhanbatu diabadikan bersama dengan Kasi Kelembagaan dan Perizinan Jekson Simangunsong (tengah) di Penginapan Beta Kelurahan Negeri Baru Kecamatan Bilah Hilir Labuhanbatu, seusai rapat akhir tahun (RAT), Jumat (8/2).
Negeri Lama (SIB) -Koperasi Serba Usaha (KSU) Narasaon Jaya menggelar rapat akhir tahun (RAT) kesepuluh di Penginapan Beta Jalan Besar Negeri Lama Kelurahan Negeri Baru Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (8/2) siang.

Ketua KSU Narasaon Jaya Manogar Manurung didampingi Sekretaris Dra Jenni Manurung SE dan Bendahara Drs Juhari Saragi dalam kata sambutannya mengatakan koperasi ini adalah milik bersama dan harus dijaga bersama bukan milik pengurus.

Oleh sebab itu lanjutnya, semua pihak mulai dari pengurus dan anggota harus mematuhi segala aturan yang telah dibuat agar bisa maju bersama bukan saling menyulitkan khususnya pada saat pembayaran angsuran. "Koperasi ini milik bersama, harus dijaga, dirawat," tegas Manogar Manurung.

Ketua Pengawas Ruslansyah Holong Sitorus didampingi sekretaris Normaida Sitorus dalam laporan pertanggungjawabannya mengatakan telah melakukan pemeriksaan terhadap kinerja pengurus tahun buku 2018 yang beranggotakan 40 orang.

Dikatakannya Tahun Buku 2018 Jasa Pinjaman sebesar Rp 123.876.000, sementara besar pinjaman anggota berjumlah Rp 579.600.000 dan sisa piutang anggota sebesar Rp 487.310.000 dan hal ini dapat diterima semua anggota yang hadir dan laporan pertanggungjawaban (LPj) pun diterima.

Terkait periode kepengurusan secara aklamasi seluruh hadirin menunjuk kembali pengurus yang sudah ada karena dinilai mampu menjalankan roda organisasi. "Kami kembali memilih pengurus yang lama, LPjnya pun baik," ungkap Siahaan diikuti lainnya.

Kepala Dinas Koperasi Labuhanbatu Drs Tasufik Siregar melalui Kasi Kelembagaan dan Perizinan Jekson Simangunsong dalam bimbingan dan arahannya mengatakan inilah RAT yang kesembilan dari 136 koperasi di Labuhanbatu selama tahun 2019 dan RAT ini merupakan hasil pertanggungjawaban seluruh pengurus. "Kepengurusan Narasaon Jaya masuk kategori baik," jelasnya.

Saat ini lanjutnya, pendirian koperasi bukan lagi di tangan Menteri Koperasi tetapi di tangan Menteri Hukum dan HAM, oleh sebab itu bila pemerintah daerah memberikan suntikan modal kepada koperasi maka Pemda setempat harus membuat Perdanya dulu. "Labuhanbatu belum ada Perdanya," ungkapnya.

Pantauan wartawan peserta pun sumringah karena masing-masing anggota menerima Sisa Hasil Usaha (SHU) dalam amplop dengan jumlah yang tidak jauh berbeda. (F04/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments