Minggu, 22 Sep 2019

Kesiapan Amenitas dan Masyarakat Sadar Wisata Kunci Sukses Sail Nias 2019

admin Minggu, 16 Juni 2019 12:49 WIB
SIB/Dok
Zaman K. Mendrofa, tokoh muda Nias foto bersama dengan pemuda Nias berpakaian lengkap budaya Nias dalam satu even baru-baru ini.
Medan (SIB) -Perhelatan even internasional bertajuk Sail Nias 2019 di Kepulauan Nias, Provinsi Sumatera Utara, dinilai akan membantu mempercepat pembangunan dan kebangkitan Nias menuju gerbang destinasi Wisata Bahari Dunia.

"Sail Nias 2019, merupakan strategi pariwisata yang tepat mendatangkan banyak wisatawan domestik maupun mancanegara ke Kepualauan Nias.Jadi diharapkan penyelenggaraan Sail Nias 2019 bermanfaat bagi ekonomi lokal", ungkap tokoh muda Nias, Zaman K Mendrofa kepada SIB, Sabtu (15/6).

Disebutnya, meski mengapresiasi terpilihnya Nias sebagai tuan rumah penyelenggara Sail Nias 2019, Zaman K Mendrofa mengingatkan penyelenggara Sail Nias 2019 untuk mempersiapkan Amenitas berupa sarana pendukung pariwisata seperti hotel, home stay, kamar mandi yang bersih, kuliner atau tempat makan yang sehat dan memiliki ciri khas dan prasarana pendukung lainnya yang membuat nyaman wisatawan yang akan mengikuti atau berkunjung pada saat even tersebut.

Menurutnya, tidak semua kabupaten di Nias memiliki infrastruktur dan akomodasi yang representatif untuk menyelenggarakan even sebesar ini. Karena itu ia meminta Pemerintah Pusat, Pemprov Sumut dan Pemko serta Pemkab di Kepulauan Nias berikut seluruh masyarakat Nias, harus bersinergi mensukseskan Sail Nias Tahun 2019.

Ia juga mengingatkan, penyelengaraan Sail Nias 2019 jangan hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, namun harus memastikan pembangunan manusia yang lebih adaptif terhadap wisata bahari. Masyarakat sebagai pendukung pariwisata,sebut Zaman, juga perlu dipersiapkan agar sadar terhadap potensi wisata ini. Sadar wisata diwujudkan dalam bentuk partisipasi dan dukungan segenap komponen masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di daerahnya.

Sadar wisata dijabarkan antara lain dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat agar siap untuk berperan sebagai tuan rumah (Host) yang baik dan memahami, mampu serta bersedia untuk mewujudkan unsur-unsur aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan, atau yang dikenal dengan SAPTA PESONA di lingkungannya masing-masing.

Menurutnya,peran masyarakat sadar wisata membuat wisatawan yang berkunjung menjadi terkenang hal-hal yang menyenangkan. Sebaliknya tidak menjadi "kapok" (kecewa yang sangat), karena sikap yang menerapkan aji mumpung tersebut. Misalnya, wisatawan kecewa karena membeli oleh-oleh khas daerah dengan harga selangit diluar kewajaran atau karena akses terbatas, maka wisatawan tersebut naik ojek dengan harga yang sangat tinggi, sehingga wisatawan merasa di "kemplang". Cerita-cerita wisatawan "kapok" seperti ini tentunya perlu dihindari,karena membuat turis enggan datang kembali,ungkapnya.

Zaman Mendrofa berharap, penyelengaraan Sail Nias 2019 memberi manfaat bagi ekonomi lokal jangan sampai Sail Nias 2019 terkesan hanya menjadi kegiatan seremoni tanpa konsep yang jelas, yang menghamburkan uang negara tanpa manfaat bagi ekonomi lokal.(M2/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments