Selasa, 14 Jul 2020

Kemarau Sebabkan Sungai Barumun Surut 10 Meter dan Sumur Warga Kering

Rabu, 06 Agustus 2014 10:29 WIB
SIB/Barita Manullang
Sungai Barumun Kotapinang yang biasanya meluap kini surut dan dasar sungai jadi bisa digunakan tempat perpakiran sepeda motor.
Kotapinang (SIB)- Hampir dua bulan tak kunjung hujan di Kotapinang mengakibatkan Sungai Barumun di Labusel surut sedalam 10 meter dan banyak sumur warga kering.

Sejumlah warga Jalan Pelabuhan Baru Kotapinang mengatakan, sebelum Ramadhan hingga jelang 1 Syawal 1435 H  kawasan Kotapinang dilanda kemarau panjang, terlebih di siang hari cuaca sangat terasa menyengat.

Marwan (50), seorang warga Kelurahan Kotapinang menuturkan Sungai Barumun Kotapinang yang biasanya meluap sampai ke sisi tiang rumah-rumah warga, kini mengalami surut sedalam 10 meter. Bahkan sumur-sumur warga mengalami kekeringan.

“Kemarau panjang ini tidak hanya membuat sumur-sumur warga kering tapi juga air Sungai Barumun yang biasanya melimpah mengalami pendangkalan,” tambah Marwan.

Sama halnya dialami warga Dusun Blok Songo, Karangsari Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang di sore hari air sumur kering dan hanya air bertahan di dalam sumur pada pagi hari. Pipa air yang terhubung melalui mesin pompa air tidak mampu lagi menyedot air sumur dan warga harus pandai menggunakan air secukupnya untuk kebutuhan mendesak.

Sinaga (40), seorang penyewa rumah di Desa Sisumut mengaku terpaksa menumpang mandi ke tempat tetangga yang punya sumur bor, disebabkan sumur gali yang ada di rumah kontrakannya kering.

Banyak warga Sisumut merasakan sesekali langit terlihat mendung dan memastikan akan turun hujan, namun harapan hujan turun jauh dari kenyataan. Kalaupun sesekali hujan gerimis turun tidak mampu membasahi debu yang beterbangan di kawasan rumah warga.

Pantauan SIB, tidak hanya Sungai Barumun Kotapinang mengalami pendangkalan air bahkan juga Sungai Merbau yang berada di Titi Kembar Kotapinang yang biasanya penuh dengan air. (D14/q)




T#gs sungai
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments