Minggu, 17 Nov 2019
  • Home
  • Marsipature Hutanabe
  • Keluarga Besar Rooslynda Marpaung Silaturahim ke Kampung Halaman Orangtuanya di Sipagimbar Tapsel

Keluarga Besar Rooslynda Marpaung Silaturahim ke Kampung Halaman Orangtuanya di Sipagimbar Tapsel

Minggu, 19 Januari 2014 14:20 WIB
SIB/Hadiansyah P
Caleg DPR RI dari Partai Demokrat Dapil Sumut 2 nomor 6 Ny Rooslynda Marpaung didampingi ibundanya, Ny Prof Dr Boloni Marpaung Br Ritonga melakukan silaturahim dengan kerabat yang masih menetap di desa kelahiran ayahandanya, Prof Dr Boloni Marpaung SpB di
Sipagimbar, Tapsel (SIB)- Keluarga besar Rooslynda Marpaung bersilaturahim dengan kerabat dan sanak saudara di kampung halaman ayahandanya Prof DR Boloni Marpaung SpB di Dusun Galanggang Desa Damparan Haunatas Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapsel, Kamis (16/1). Rooslynda, calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Demokrat derah pemilihan (Dapil) Sumut 2 nomor urut 6 itu, bersama ibunda tercinta Ny Boloni Marpaung br Ritonga. Kedatangan Rooslynda disambut hangat bapa uda, tulang dan kerabat yang masih tinggal di dusun tempat lahir dan besarnya Prof Dr Boloni Marpaung.

Di dusun yang terbilang masih sederhana itu, Rooslynda dan ibundanya menuju rumah ompungnya, yang disambut bapa udanya, SP Marpaung (Op Leo) dan St P Marpaung.

Selain bernostalgia dan menguak kenangan kehidupan di desa kelahiran ayahandanya yang salah satu tokoh pendidikan dan kedokteran di Sumut, Rooslynda meminta bapa uda beserta seluruh kerabat mendoakan dan mendukungnya sehingga dapat duduk mengabdi di parlemen Senayan.

"Tekad mengabdi sebagai anggota legislatif untuk membawa aspirasi warga dari Dapil Sumut 2 hingga tujuan percepatan kesejahteraan seluruh warga Indonesia, khususnya yang berdomisili di dapil Sumut 2 cepat terealisir," ujar istri GM Chandra Panggabean itu.

Menanggapi harapan itu, SP Marpaung menyanggupinya dengan alasan selain Rooslynda adalah borunya juga karena selama ini keluarga besar Rooslynda Marpaung telah banyak berbuat untuk kemajuan daerahnya. “Kaunya boru kami... pasti kami semua di dusun ini akan memilihmu nanti,” janji SP Marpaung.

Hal serupa ditekadkan St P Marpaung yang merasa sudah ada kerja nyata Rooslynda selama ini hingga dukungan yang diberikan pada putri tak semata karena kerabat tapi juga oleh tekad perjuangannya.

Usai bersilaturahim dengan kerabat dan warga di dusun tersebut, rombongan Rooslynda Marpaung berziarah ke makam ompungnya, orangtua kandung Prof Dr Boloni Marpaung yang tak jauh dari tempat tinggal kerabatnya.

Dari Dusun Galanggang rombongan besar melanjutkan silaturahim ke Dusun Damparan di desa yang sama. Kedatangan tetamu dari Medan itu disambut St S Marpaung dan Mulia Marpaung. Sama seperti pertemuan sebelumnya, Rooslynda Marpaung minta dukungan pada Pemilu 9 April 2014. "Saya maju mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI dengan niat tulus dan ikhlas tak lain untuk mengangkat harkat martabat kaum wanita," tandasnya.

Sebelum ke Dusun Galanggang dan Damparan, Rooslynda Marpaung dan rombongan bertemu masyarakat di Pasar Sipagimbar, yang di antara warga tersebut adalah kerabatnya seperti udanya Demsi Marpaung. Rooslynda Marpaung sempat berdialog dengan warga.

Khusus progam pengentasan kemiskinan kalangan perempuan, Rooslynda mengatakan sesama kaum hawa pihaknya sudah pasti lebih paham tapi problem yang dihadapi selalu berbeda karena pengaruh geografis dan lain sebagainya. "Perempuan di desa punya beban yang lebih kompleks, mulai dari mengurus keluarga hingga ikut menambah perekonomian keluarga," tandasnya.

Menurutnya, upaya pemberdayaan ekonomi keluarga juga terkait dengan infrastruktur dari desa ke kota atau antardesa. Menurutnya, hasil pertanian di wilayah tersebut akan mudah dipasarkan ke tempat lain jika infrastruktur memadai hingga ongkos produksi bisa ditekan yang muaranya memberi nilai tambah eknomi pada masyarakat.

Selain itu, untuk urusan domestik keluarga, perempuan punya peran maksimal karena langsung bersentuhan dengan kebutuhan primer untuk kelangsungan hidup keseharian.

"Perempuan juga harus tahu dan mampu mengadopsi teknologi pertanian dalam cakupan sederhana hingga hasil panen dapat meningkat. Contohnya, tak perlu bergantung pada pupuk kimiawi yang harus dibeli tapi bisa membuat pupuk organik dan sampah ramah lingkungan.

Karenanya, sampah rumah tangga dapat diolah menjadi pupuk yang tak perlu mengeluarkan uang," tandasnya. (tim/x)




T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments