Jumat, 22 Nov 2019

Kelompok Cipayung Gelar Dialog Publik Labuhanbatu Darurat Regenerasi

admin Sabtu, 24 Agustus 2019 14:55 WIB
SIB/Dok
CIPAYUNG: Kelompok Cipayung Labuhanbatu terdiri dari GMNI, HMI, GMKI dan PMII foto bersama narasumber Ade Parlaungan Nasution (Rektor ULB), Nurdin Sipahutar (Advokad), Dr Amin Harahap (Wakil Rektor III ULB), Hamzah Sya'bani (Ketua KNPI Labuhanbatu) dan Ade Huzaini (Kadispora) setelah dialog publik bertajuk Labuhanbatu Darurat Regenerasi, Tinjauan Kritis Posisi Pemuda Dalam Membangun Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (15/8) malam, di Terminal Kopi Rantauprapat.
Rantauprapat (SIB) -Kelompok Cipayung Labuhanbatu terdiri dari GMNI, HMI, GMKI dan PMII menggelar dialog publik bertajuk Labuhanbatu Darurat Regenerasi, Tinjauan Kritis Posisi Pemuda Dalam Membangun Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (15/8) malam, di Terminal Kopi Rantauprapat.

Kegiatan rutin Kelompok Cipayung itu menghadirkan narasumber, Ade Parlaungan Nasution (Rektor ULB), Nurdin Sipahutar (Advokad), Dr Amin Harahap (Wakil Rektor III ULB), Hamzah Sya'bani (Ketua KNPI Labuhanbatu) dan Ade Huzaini (Kadispora Labuhanbatu). Panitia juga OKP dan Organisasi Kemahasiswaan Labuhanbatu.

Amin Harahap memaparkan identitas pemuda dan mahasiswa adalah idealisme yang penting untuk dimiliki setiap pemuda dan mahasiswa.

"Pemuda dan mahasiswa identik dengan idealisme. Oleh karena itu, kalangan pemuda dan mahasiswa harus memiliki idealisme yang kuat," ujarnya.

Menurut Rektor ULB Ade Parlaungan, masalah pemuda dan mahasiswa saat ini adalah lunturnya idealisme yang disebabkan berbagai faktor.

"Masalah pemuda dan mahasiswa saat ini adalah idealisme yang telah mulai luntur. Banyak faktor penyebabnya, termasuk karena arus informasi yang terbuka luas. Padahal kalau idealisme kuat maka peran fungsi pemuda dan mahasiswa akan dapat berjalan dengan baik sebagai agen of change," ungkapnya.

Nurdin Sipahutar dalam dialog itu mengatakan, seakan ada persoalan antara Cipayung dan KNPI Labuhanbatu yang mesti diselesaikan, yang mungkin karena persoalan komunikasi.

"Saya melihat sepertinya ada persolan antara Cipayung dan KNPI Labuhanbatu sebagai wadah berhimpunnya pemuda yang mesti diselesaikan, kenapa karena sepertinya saya melihat ada komunikasi yang terputus di antara Cipayung dan KNPI, entah itu karena persoalan kinerja maupun anggaran. Hal ini harus bisa diselesaikan secepatnya secara baik mengingat KNPI yang dari sejarah lahirnya tidak terlepas karena peran Cipayung," sebut mantan Korda GMNI Sumut itu.

Sementara itu, Ketua KNPI Labuhanbatu Hamzah Sya'bani mengatakan siap bekerja sama dengan Cipayung dalam membina pemuda dan meyelesaikan persoalan pemuda di Labuhanbatu.

"KNPI memang wadah berhimpunnya organisasi pemuda, termasuk Cipayung. Dalam hal masalah persoalan kepemudaan saya siap untuk diajak berdialog dengan Cipayung dan kita sama-sama mencari solusi dari setiap permasalahan yang ada di Labuhanbatu. Dan tidak hanya itu, dalam mengawasi kinerja pemerintah saya juga siap untuk memasilitasi siapa saja, termasuk Cipayung yang melakukan demonstrasi, dengan catatan demo itu murni," ucapnya.

Kadispora Ade Huzaini mengapresiasi dialog publik yang diselenggarakan Kelompok Cipayung ini.

"Tadi seharusnya saya menghadiri undangan Bupati, tapi karena ini kegiatan kepemudaan, saya putuskan membatalkan agenda saya dan hadir di sini bersama para pemuda Labuhanbatu," ucapnya.

Selain itu, ia menyatakan kesiapannya untuk memasilitasi setiap dialog yang dilaksanakan Cipayung Labuhanbatu.

"Saya berharap kita bisa bersinergi membangun pemuda Labuhanbatu ini," ujar Ade Huzaini. (BR6/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments