Minggu, 17 Nov 2019

Kekeringan Landa 3 Kecamatan di Dairi, Petani Jagung Terancam Gagal Panen

Rabu, 12 Februari 2014 15:22 WIB
SIB/Edison Parulian Malau
Salah satu lahan pertanian jagung milik warga yang sudah terlihat layu akibat kekeringan. Diperkirakan, usia tanaman yang masih muda akan layu dan mati akibat kekeringan, yang mengakibatkan gagal panen.
Sidikalang (SIB)- Diperkirakan akan terjadi kerusakan hingga 75% pada tanaman jagung di 3 kecamatan Kabupaten Dairi, bila dalam seminggu ke depan tidak turun hujan.

Kerusakan tanaman saat ini sudah mencapai 25% pada tananam jagung seluas ± 665 Ha, akibat kekeringan yang melanda dua bulan terakhir.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dairi, melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan, Bintoha Angkat SP kepada SIB Senin (10/2) di ruang kerjanya.

Menurutnya, kerusakan lahan tersebut diakibatkan kekeringan yang melanda Kecamatan Tigalingga, Gunung Sitember dan Tanah Pinem.

“Untuk jagung kerusakan masih mencapai 25%. Kecamatan Tigalinga berkisar 375 Ha dengan usia tanaman 1-2 bulan, Gunung Sitember 200 Ha dengan usia 2 minggu hingga 1,5 bulan dan Tanah Pinem 90 Ha dengan usia 3-3,5 bulan.

Sedangkan padi gogo di Kecamatan Tigalingga seluas 10 Ha dan Tanah Pinem 30 Ha. Kerusakan ini akan meningkat bahkan petani tidak akan panen, kalau hujan tidak turun pada minggu ini,” ujar Angkat.

Ditambahkan Bintoha, bahwa turunnya hujan pada sebagian tempat (lahan) diduga akan menambah kerusakan pada tanaman, karena tidak sesuai dan teratur. “Solusinya, hanya kemurahan Tuhan untuk memberikan hujan dengan baik ke Dairi.

Kalau hanya sekali dan sebentar, bahkan hujan panas, akan membuat peningkatan kerusakan pada tanaman,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Dairi, dalam hal ini belum memiliki data base untuk jumlah pengiriman komoditi jagung ke luar Dairi. Untuk data data tiga tahun terakhir, pada tahun 2010 luas lahan jagung 34.161 ha dengan panen 32.605 ton dan jumlah produksi per tahunnya 148.070 ton.

Tahun 2011, luas lahan 35.084 ha dengan panen 32.979 ton serta produksi 153.335 ton. Tahun 2012, luas lahan 36.869 hektare dengan panen 35.028 ton serta produksi 163.586 ton.

Sementara untuk jumlah pengiriman komiditi jagung dari Dairi ke luar, belum ditemukan. Distan dan Dinas Perindustrian, Perdagagangan dan Koperasi tidak memiliki data. Sedangkan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Sidikalang, belum juga memulai pendataan akan jumlah tersebut. (BR2/B5/x)



T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments