Selasa, 07 Apr 2020

Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan RSUD Kotapinang

Kejari Labusel Tahan Bendahara Penerimaan RSUD

Kamis, 27 Februari 2020 21:00 WIB
Foto: SIB/Rudi Afandi Simbolon

DIANTAR KE LAPAS: Tersangka RH mantan bendahara penerimaan RSUD TA 2014 dihantarkan pihak Kejari Labusel ke Lapas Kelas IIIC Kotapinang, Rabu (26/2). 

Kotapinang (SIB)
Kejaksaan Negeri (Kejari) Labusel kembali menahan salah seorang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan RSUD Kotapinang Tahun Anggaran 2014, Rabu (26/2) sore.

Tersangka yang ditahan yakni, mantan Bendahara Penerimaan RSUD Kotapinang, berinisial RH. Wanita itu ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIIC Kotapinang, pada pukul 16.00 WIB, setelah menjalani pemeriksaan selama lebih kurang empat jam.

Kepala Kejari Labusel Ketut Winawa SH MH melalui Kasi Pidsus Riamor Bangun SH kepada wartawan mengatakan, RH ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan No.: PRINT-02/L.2.37/fd.1/02/2020 tertanggal 26 Fenruari 2020. Menurutnya, penahanan akan dilakukan selama 20 hari, sejak tanggal 26 Februari sampai 16 Maret.

Dijelaskan, perkara tersebut merupakan hasil pengembangan dari surat perintah penyidikan No. Print-01/N.2.35/Fd.1/10/2018 tertanggal 9 Oktober 2018, Print-01/L.2.37/Fd.1/06/2019 tertanggal 17 Juni 2019 , No. Print-02/L.2.37/Fd.1/11/2019 tertanggal 27 November 2019, dan Print -01/L.2.37/Fd.1/02/2020 tertanggal 03 Februari 2020.

"Bahwa dalam perkara tersebut menimbulkan kerugian negara Rp 1.511.427.219," katanya.
Riamor menambahkan, tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru yang akan ditetapkan dan dilakukan penahanan dalam kasus tersebut. Menurutnya, saat ini penyelidikan dan penyidikan masih berjalan.
"Kemungkinan ada tersangka lainnya," katanya.

Sebelumnya Kejari Labusel juga telah menetapkan tersangka dan melakukan penahanan terhadap mantan Direktur RSUD Kotapinang, berinisial DA. Terhadap tersangka DA sudah dilakukan penahanan terhitung, sejak 28 Januari 2020, setelah dilakukan pemeriksaan tambahan dan pemeriksaan kesehatan. (L06/d)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments